DPRD Sidimpuan: Proyek P2KP Di Desa Goti Pasid Tenggara Janggal

WEBP2KP11 DPRD Sidimpuan: Proyek P2KP Di Desa Goti Pasid Tenggara JanggalKomisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan menemukan banyak kejanggalan terhadap pengerjaan proyek infrastruktur jalan pada Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) di desa Goti, kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

Kejanggalan tersebut ditemukan saat Komisi II DPRD memonitoring langsung pembangunan jalan P2KP di desa Goti. “Pembangunan jalan sepanjang 4 kilometer terkesan asal jadi, dan tidak sesuai mekanisme yang sudah diatur,” kata ketua Komisi II DPRD, Azhari Harahap, tadi malam.

Kondisi proyek tersbeut, menurut DPRD, sangat memprihatinkan dan hampir tidak bisa dilewati kendaraan, baik roda dua maupun empat. Parahnya lagi, banyak warga setempat yang tidak tahu darimana dan siapa yang mengerjakannya.

“Harusnya pihak pelaksana proyek mengikutsertakan semua masyarakat yang berada di daerah itu. Namun setelah diteliti, ternyata tidak semua warga yang diturut sertakan pada pengerjaan proyek tersebut,” katanya.

Hal senada diutarakan wakil Ketua Komisi II, Khoiruddin Nasution. Dia menilai pembangunan jalan program P2KP tersebut tidak sesuai aturan. Harusnya di pinggir badan jalan ada parit drainase, namun tidak di lapangan tidak ada. Kemudian badan jalan harusnya ditimbun dengan pasir batu (sirtu), namun di lapangan hanya ditimbun dengan pasir saja.

“Mekanisme pekerjaannya harus sama dengan pembangunan jalan yang dilakukan pemerintah daerah melalui dan APBD. Saat ini jalan yang tersebeut belum juga siap dan terbengkalai,” katanya.

Baca Juga :  Ise got pilion mu..? roha-rohamu...! tapi ulang sala pili dah...!

Menurut rencana, DPRD akan  memanggil para petugas P2KP untuk meminta pertanggungjawaban mereka. DPRD juga berencana akan langsung memberikan laporan kepada kejaksaan, apabila data-data penyimpangan sudah lengkap.

Sementara itu, Sakti Harahap, 35, warga desa Goti, merasa sangat dirugikan dengan pengerjaan jalan menuju aral pertanian tersebut. Menurut dia, warga sangat mendambakan jalan yang bagus, karena sebagian besar penduduk desa itu bermata pencaharaian tani.

“Kita mendambakan jalan yang tentunya bagus dan memudahkan kita menuju sawah dan kebun. Tapi dengan kondisi seperti ini, kita semakin kesulitan untuk melintas,” ujarnya.

Warga desa Goti mengharapkan Pemko Padangsidimpuan mengalokasikan anggaran pembangunan untuk melanjutkan pembangunan jalan tersebut. Sehingga perekonomian masyarakat setempat dapat meningkat.

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=119333:dprd-sidimpuan-proyek-p2kp-janggal&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*