DPRD Sumut Dan Warga Sipirok Tolak Soal Pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET)

5944613ba7b0d82fa698826296da1cb8ae89e3a DPRD Sumut Dan Warga Sipirok Tolak Soal Pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET)DPRD Sumut bersama Warga Sipirok Tapsel, sepakat menolak rencana PLN membangun jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) didaerah itu. Penolakan itu disampaikan saat temu muka Komisi C, di Aula Kantor Bupati, Jumat (13/8).

Ketua Naposo Nauli Bulung Napa Napa ni Sibual Buali Sipirok, Faisal Reza Pardede mengatakan pembangunan sutet harus dihentikan. “Kehadiran SUTET lebih besar dampak negatif yang akan didapatkan masyarakat ketimbang positifnya,”

Ia menjelaskan, fakta di lapangan, jaringan SUTET itu sudah mulai dibangun persis melintasi areal gedung SMA Negeri 2 Plus Sipirok dan SMK Negeri 1 Sipirok. Diperkirakan jaringan akan melintas diatas pemukiman dan lahan pertanian warga seperti Desa Padang Bujur, Mandurana, Sumuran, Hutaraja, Simpang Bulumario, Hutasuhut, Bagas Nagodang, Situmba, Aek Sulum, dan Paranjulu.

Dikatakan, Rencana Umum Tata Ruang Kota (RUTRK) dan Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) Sipirok, tidak ada memperlihatkan adanya rencana pembangunan jaringan listrik tegangan tinggi ataupun SUTET.

“Pembangunan jaringan SUTET ini kami nilai telah merusak estetika Kota Sipirok sebagai ibukota dan kota pariwisata di Tapsel. Jaringan SUTET ini dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak baru di daerah ini.” Ujar dia.

Lewat pertemuan ini ia berharap, Komisi III dapat mendesak para pihak yang terkait guna meninjau dan mempertimbangkan kembali rencana jaringan SUTET di Sipirok tersebut.

“Kami masyarakat Sipirok sangat berharap agar pembangunan jaringan listrik bertegangan tinggi itu direlokasi ke tempat lain. Kan, masih ada lahan tidak produktif yang lebih aman diluar kawasan perencanaan tersebut,” sebut Pardede.

Baca Juga :  Siswa Sujud Syukur Sambut Larangan Ujian Nasional

Berdasar pada UU No.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, telah mengatur mekanisme pemetaan sarana dan prasarana serta relevansi suatu wilayah. Dimana, jika masih ada lahan di luar pemukiman, maka jaringan SUTET dibangun di lahan produktif. Tetapi, jika masih ada lokasi yang dikategorikan suaka marga satwa, maka pembangunannya lebih relevan di lokasi tersebut. Namun, lokasi yang paling ideal adalah lahan yang tidak produktif.

Menanggapi aspirasi masyarakat Sipirok tersebut, anggota Komisi C, DPRD Smut, Mulkan Ritonga mengungkapkan rasa simpatinya atas kondisi yang dialami masyarakat Sipirok tersebut dan berjanji akan membahasnya dalam rapat komisi DPRD SU.
“Kita cukup hargaii, aspirasi warga, Komisi DPRD SU akan bahas SUTET ini ,dan akan sampiakan kepihak-pihak terkait guna menentukan langkah lebih lanjut, “sebut Mulkan.

Senada dengan apa yang diutarakan, Jamaluddin Hasibuan dari Fraksi Demokrat DPRD SU yang menilai ketakutan masyarakat atas dampak negatif Sutet tersebut sangat beralasan.

” Penolakan masyarakat atas pembangunan Sutet ini wajar-wajar saja, dan beralasan. Ssebagai wakil rakyat yang membidangi ini kami akan segera membahasanya di DPRD SU.” Kata Hasibauan.

Unsur DPRD Sumut yang turun reses tersebut H.Jamaluddin Hasibuan dari Komisi D, Bidang Pembangunan politisi Partai Demokrat, berikut, Hj.Rahmaina D. Pulungan SE, Komisi E Bidang Pendidikan, Mulkan Ritonga Komisi C Bidang Pendapatan, Ti Aysah Ritonga Komisi E .

Baca Juga :  Tes F1 Barcelona Giliran Vettel Berkuasa

Sumber: <ical_sipirok@yahoo.co.id>

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. Bicara soal apa yang kita lihat sekarang,kitaq juga harus melihat dampak negatif kedepannya.(bagus).
    setiap pembangunan ada sisi baik dan sisi buruk,(kenyataan)
    dan kita manusia terkadang lupa siapa diri kita,Pernahkah kita bayangkan nasip teman-teman kita
    mereka butuh pekerjaan.(itu saja)
    Dan pembangunan kota sipirok tolong jangan hanya janji-janji.dan tolong ini juga diperhatikan jangan sutet aja yang kita perhatikan nanti kit bisa lupa pembangunan daerah kita sendiri (wassalam).
    ULANG BE SONGON NAUNG NANG SUDA-SUDA I ATE
    TOLONG INI KITA PERHAITIKAN DA DONGAN NAMI,To :ketua naposo bulung Napa-Napa Nisibual-Buali ,Paisal Reza Pardede

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*