DPRD Sumut dinilai tak transparan

www.waspada.co.id

MEDAN – Masyarakat Sumatera Utara harus mencurigai sikap para politisi dan pejabat kesekretariatan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara yang melarang wartawan meliput rapat di gedung dewan. Kebijakan kontorversial itu dinilai sebagai upaya mereka untuk tidak transparan kepada masyarakat.

“Anggota dewan itu kan wakilnya rakyat. Seharusnya mereka transparan agar masyarakat tahu apa yang mereka kerjakan. Bukannya malah menutup-nutupi,” kata pengamat politik Universits Sumatera Utara, Agus Suriadi, kepada Waspada, malam ini.

Menurut Agus, seharusnya para politisi dan pejabat kesekretariatan DPRD Provinsi Sumut bersikap transparan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat yang semakin menurun kepada lembaga legislatif di Indonesia belakangan ini. Sehingga, kata Agus, menginformasikan melalui media massa adalah salah satu cara paling efektif bagi anggota dewan untuk membuktikan transparansi mereka kepada masyarakat.

“Jadi seharusnya anggota dewan bermitra dengan pers. Bukannya menutup-nutupi dari pers,” katanya.

Apalagi, tambahnya, belajar dari kasus Panitia Khusus Century di Dewan Perwakilan Rakyat-Republik Indonesia, dapat dilihat peran pers sangat penting dalam mengontrol sikap para anggota dewan juga dalam hal menginformasikan kepada masyarakat.  Sehingga sangat wajar jika kebijakan DPRD Provinsi Sumut menghalang-halangi wartawan meliput rapat justru akan memunculkan kecurigaan yang besar kepada masyarakat terhadap lembaga DPRD Provinsi Sumut.

“Karena di tengah arus besar transparansi belakangan ini, sangat tidak tepat jika politisi dan sekretariat dewan berusaha menghalangi tugas pers,” tambahnya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Luat Lombang Hasilkan Kemiri 1,5 Ton per Minggu

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*