Drainase Pasar Gunung Tua Dibersihkan

Petugas Dinas Damkar P dan K Paluta dan Kantor Lingkungan Hidup melakukan pembersihan saluran parit dengan menurunkan beko, Selasa (28/10) lalu. (Asmar)

 PALUTA – Dinas Damkar P dan K bersama Kantor Lingkungan Hidup Paluta melakukan pembersihan saluran parit (drainase) di sekitar Pasar Gunung Tua. Selain menunjang aktifitas perdagangan, pembersihan ini juga diharapkan membuat nyaman pembeli dan penjual.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Damkar P dan K Paluta Makmur Harahap melalui Kabid Pasar Gontar Panjaitan, Kamis (30/10). Dikatakannya lagi, pembersihan saluran parit yang berada di sekitar Pasar Gunung Tua, sudah berjalan selama tiga hari, sejak Selasa (28/10) hingga Kamis (30/10).

“Saat ini Pasar Gunung Tua ditata kebersihan lingkungannya. Mulai dari tempat sampah hingga saluran air. Kita juga meminta pedagang menjaga kebersihan di pasar,” ujarnya. Sementara, Kakan Lingkungan Hidup Maradoli Siregar mengatakan, proses pembersihan sarana umum yakni sarana pasar, tentunya melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi pemerintah.

Pantauan Metro Tabagsel, Dinas Damkar P dan K Paluta bersama Kantor Lingkungan Hidup mulai melakukan pembersihan saluran parit (drainase) dengan menurunkan satu unit alat berat jenis beko. Salah seorang pedagang sayur-sayuran di Pasar Gunung Tua Mak Rina mengaku, sangat menyayangkan buruknya saluran air di area pasar itu. Dia berharap agar masalah ini mendapat perhatian serius dari Pemkab Paluta.

“Coba lihat saja saluran air di sini, kalau musim hujan tiba selalu saja banjir. Kalau sudah banjir kita bisa merugi, karena pengunjung nggak mau datang,” keluhnya saat ditemui Metro Tabagsel.

Baca Juga :  Warga Dukung Pasar Pabukoan di Paluta

Mak Rina menambahkan, selain saluran air yang sudah tersumbat, faktor penyebab banjir yang lain adalah kurangnya kesadaran pedagang serta masyarakat sekitar yang masih membuang sampah ke dalam saluran air. (mag-02)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*