Drainase Rusak Di Jalan Imam Bonjol Padang Matinggi Sidimpuan Butuh Perbaikan

SIDIMPUAN – Kondisi saluran air atau drainase di pinggir badan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Padang Matinggi, Psp Selatan, sudah sangat memprihatinkan. Setiap hujan, air kerap menggenangi badan jalan hingga meluber ke rumah warga. Warga pun terpaksa memasang kursi plastik di badan jalan untuk menghindari cimpratan air.

Kondisi saluran air atau drainase di pinggir badan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Padang Matinggi, Psp Selatan, sudah sangat memprihatinkan. Setiap hujan, air kerap menggenangi badan jalan hingga meluber ke rumah warga. Warga pun terpaksa memasang kursi plastik di badan jalan untuk menghindari cimpratan air.

Pantauan Metro Tabagsel, Sabtu (13/12), ketika hujan turun, drainase tak mampu menampung dan mengalirkan air yang menggenang hingga berimbas air pun bertahan di badan jalan dan meluber ke halaman rumah warga disekitarnya.

Dari penuturan salah seorang warga yang diketahui bernama Ilham (25), drainase yang berada di tepian Jalan Imam Bonjol itu, tidak pernah dibersihkan dari endapan lumpur dan tanah yang membuat saluran air tidak berfungsi dengan maksimal.

“Kalau setahuku, selokan ini sudah lama. Tidak pernah dibersihkan. Tanah dan lumpur ini saja yang membuat genangan air ini. Setiap hujan begini saja apalagi kalau biasanya hujannya deras dan lama, lebih parah lagi, seluruh badan jalan pasti tergenang,” tuturnya.

Kemudian warga lainnya Mauli (32) menginginkan supaya masyarakat sekitar berinisiatif untuk membersihkan apabila harus mengharapkan Pemko Psp memperhatikan. “Daripada menunggu pemerintah dalam hal dinas terkait untuk memperbaiki dan mengangkat tanah dan lumpur dari pembuangan air itu. Mending lebih baik masyarakat sekitar ini, berinisatif saja untuk membersihkan saluran airnya, supaya tidak menggenang lagi. Tapi memang iya, saluran air ini cukup panjang yang sudah tidak berfungsi lagi, jadi memang harus diperbaiki atau didalamkan lagi kedalamannya ini,” jelas pria yang mengaku sebagai supir itu.

Baca Juga :  DPP IMA Madina Awasi Ketat Panwaslu Madina

Sementara warga pengendara yang melintasi jalan yang tergenang air itupun merasakan kesulitan saat melintas.”Bukan karena takut jatuh atau apa. Tapi karena kadang merasa risih dan takut juga, cipratan air ke usaha orang lain atau orangnya langsung yang kena,” ujar Abdi sembari tersenyum melihat jalan yang digenangan air sengaja ditutup oleh pemilik usaha disekitarnya dengan kursi plastik, untuk menghindari cipratan dari kendaraan yang melintas. (mag-01)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*