Dramatis, Belanda Kalahkan Meksiko pada Menit Terakhir

Huntelaar merayakan gol yang ia cetak melalui titik penalti di injury time melawan Meksiko, Senin (30/6/2014).

FORTALEZA, Penyerang tim nasional Belanda, Klaas-Jan Huntelaar, mencetak gol penalti yang membuat timnya menang 2-1 atas Meksiko pada perdelapan final yang digelar di Stadion Castelao, Fortaleza, Minggu (29/6/2014). Dengan demikian, Belanda lolos ke perempat final.

Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Di luar dugaan, Meksiko lebih banyak menguasai bola dan melepaskan banyak ancaman.

Pada menit ke-17, misalnya, El Tri mendapatkan peluang emas melalui tembakan mendatar Hector Herrera. Sayang, bola hasil tembakan Herrera melenceng.

Gawang Belanda kembali menerima ancaman melalui tembakan keras Carlos Salcido yang dilepaskan jauh dari luar kotak penalti. Beruntung, kiper Jasper Cillessen masih bisa menepis bola.

Di balik tekanan lawan, Belanda menyelipkan sejumlah ancaman. Salah satunya melalui tembakan kaki kanan Van Persie. Namun, tembakan Van Persie masih melenceng pada menit ke-28.

Meksiko tak membiarkan Belanda mengembangkan permainannya. Melalui skema permainan yang apik, Dos Santos berhasil melepaskan tembakan terukur. Lagi-lagi, Cillessen masih cermat menangkap bola pada menit ke-29.

Setelah menit ke-30, wasit Pedro Proenca menghentikan pertandingan selama tiga menit untuk memberikan kesempatan kepada kedua tim untuk melakukan pendinginan (cooling break). Kebijakan ini diambil karena panas dan kelembaban di Fortaleza.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Meksiko masih tetap mendominasi permainan. Belanda hanya sesekali melancarkan serangan balik. Akan tetapi, kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol hingga turun minum.

Baca Juga :  Bill Gates Akan Hadiri Peluncuran Indonesia Health Fund

Selepas jeda, Belanda dikejutkan dengan gol cepat Dos Santos pada menit ke-48. Jauh dari luar kotak penalti, Dos Santos yang dijaga ketat Daley Blind berhasil melepaskan tembakan dengan kaki kirinya. Bola meluncur deras ke sisi kanan gawang Belanda dan tak terbendung oleh Cillessen.

Meksiko semakin nyaman mengendalikan permainan. Oribe Peralta nyaris mencetak gol melalui tendangan yang dilepaskannya pada menit ke-56. Sayang, Cillessen berhasil menangkap bola.

Pelatih Louis van Gaal memasukkan Memphis Depay pada menit ke-56. Sejauh ini, Depay telah mencetak dua gol sebagai pemain pengganti. Belanda terlihat bertenaga.

Robben melakukan tusukan luar biasa ke dalam kotak penalti lawan dan kemudian melepaskan tembakan keras dengan kaki kanannya. Kiper Guilermo Ochoa melakukan penyelamatan luar biasa dengan menepis bola tembakan bintang Bayern Muenchen tersebut.

Demi menambah daya gedor pasukannya, Van Gaal kembali memasukkan amunisi baru yakni Huntelaar pada menit ke-76. Van Gaal pun akhirnya bernapas laga setelah Sneijder mencetak gol balasan pada menit ke-88.

Tendangan keras dari gelandang Galatasaray tersebut melesat kencang ke pojok kiri bawah gawang Meksiko. Ochoa hanya terpaku melihat bola bersarang di gawangnya.

Dramatis. Belanda mendapatkan hadiah penalti setelah Robben dijatuhkan Marquez pada menit ke-90+1. Huntelaar yang maju sebagai algojo sukses mengecoh Ochoa. Pemain yang pernah memperkuat AC Milan tersebut berhasil menyarangkan bola ke sisi kiri, sementara Ochoa bergerah ke sisi sebaliknya. Dengan gol ini, Belanda pun memastikan diri lolos ke perempat final untuk bertemu Kosta Rika atau Yunani.

Baca Juga :  Togel Makin Marak di Sumut

Susunan pemain
Belanda: 1-Jasper Cillessen; 5- Daley Blind, 2- Ron Vlaar, 3- Stefan De Vrij, 12- Paul Verghaegh (Memphis Depay 56); 20- Georginio Wijnaldum, 6-Nigel De Jong, 15-Dirk Kuyt; 10-Wesley Sneijder; 9-Robin Van Persie (Huntelaar 76), 11-Arjen Robben
Pelatih: Louis van Gaal

Meksiko: 13-Guillermo Ochoa; 2-Francisco Rodriguez, 4-Rafael Marquez, 15-Hector Moreno (Reyes 46); 22-Paul Aguilar, 6-Hector Herrera, 3-Carlos Salcido, 18-Andres Guardado, 7-Miguel Layun; 10-Giovani Dos Santos (Aquino 61), 19-Oribe Peralta (Javier Hernandez 75)
Pelatih: Miguel Herrera

Wasit: Pedro Proenca

/KOMPAS.com –

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*