DRD Desak Percepat Hak Paten Kopi Arabika Mandailing

Panyabungan. Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendesak adanya kepastian dari instansi terkait untuk percepatan pembuatan hak paten kopi arabika dari daerah tersebut. “Sebab kopi arabika Mandailing saat ini sudah bertengger di pasaran kopi internasional, sehingga yang dibutuhkan itu tentu hak patennya,” ujar Ketua DRD Madina M Syarir Nasution SE MM kepada MedanBisnis, Senin (5/6).

Dikatakan, dari sejarah perjalanan kopi arabika Mandailing di Bumi Gordang Sembilan sudah lama. Di mana masyarakat juga sudah banyak yang menanam, ditambah lagi permintaan pasar sangat bagus.

Memang, kata Syahrir, Dinas Kehutanan Perkebunan Madina sudah mengajukan pembuatan hak paten, akan tetapi akhir – akhir ini nampak ada pembiayaran tanpa ada tindak lanjutnya.

“Kita ketahui pada awalnya semangat untuk pembuatan hak peten sangat bagus, namun setelah kita tunggu beberapa bulan terakhir belum juga terbit. Hal itu menimbulkan tanda tanya bagi kita apakah kadisnya tidak mampu atau ada alasan lain. Jika begitu kita minta Bupati Madina Drs Dahlan Hasan harus mengevaluasinya,” katanya. Bahkan Syahrir sangat menyayangkan dengan terbitnya berita Madina termasuk kabupaten/kota di Sumatra Utara tidak memiliki komoditas unggulan atau satu daerah satu produk (one village one product) atau ovop.

“Sebagai masyarakat sangat miris mendengarnya, padahal potensi itu ada seperti kopi, kakao dan lainnya yang kita ketahui banyak di Madina. Sementara OVOP sudah menjadi program pemerintah, untuk itulah kita harapkan hak paten kopi arabika Mandailing harus secepatnya terbit,” ujarnya. (zamharir rangkuti)

Baca Juga :  Mantan Kepala SD di Tapanuli Selatan Diadili karena Korupsi Rp 58 Juta

MedanBisnis –

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*