Dugaan Korupsi TPAPD – Empat Pejabat Tapsel Jalani Pemeriksaan

68788191a115521376bb939ca70243a52d07aed Dugaan Korupsi TPAPD Empat Pejabat Tapsel Jalani Pemeriksaan Empat pejabat Pemkab Tapanuli Selatan menjalani pemeriksaan di ruang pidana khusus (pidsus) Kejatisu, Kamis (4/11). Mereka diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Tapsel yang merugikan negara sebesar Rp1,5 miliar dengan tersangka mantan Sekda Tapsel Rahudman Harahap.

Keempat pejabat Tapsel yang diperiksa itu Bendahara Umum Daerah Akhir Hasibuan, Kabag Keuangan periode April 2005-April 2007 Husni Afgani Hutasuhut, Plt Kabag Keuangan 2004-Maret 2005 Ali Amrin dan Haplan Tambunan. Mereka terlihat mulai diperiksa intensif sejak pukul 10.00 WIB.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Edi Irsan Tarigan mengakui pemeriksaan itu. “Mereka diperiksa sebagai saksi, terkait kasus tindak pidana korupsi TPAPD,” kata Edi Irsan kepada wartawan, kemarin.

Edi Irsan mengatakan, mereka semestinya harus menjalani pemeriksaan Senin kemarin. Namun berhalangan hadir dengan alasan adanya pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. ”Tapi mereka hari ini sudah hadir dan sedang menjalani pemeriksaan,” ujarnya seraya menjelaskan hingga kini sudah 7 pejabat Pemkab Tapsel yang diperiksa.

Seperti diberitakan Global sebelumnya, pidsus Kejatisu Senin lalu telah memeriksa 3 orang pejabat Tapsel. Mereka adalah Asisten I Pemerintahan Pemkab Tapsel, Ajijun Harahap saat itu merangkap jabatan Plt Kabag Pemerintahan Desa, Rahmatsyah Harahap Kasubag Lembaga Kekayaan Desa Pemkab Tapanuli Selatan selaku pihak yang menyalurkan langsung anggaran itu dan Rustam selaku Kabag Pemerintahan Desa Pemkab Tapsel periode Februari 2005.

Baca Juga :  Jalan Penghubung di Palas Digenangi Air

Sebelumnya, Kejatisu sudah menetapkan mantan Sekda Tapsel Rahudman Harahap sebagai tersangka. Rahudman Harahap ditetapkan sebagai tersangka berkaitan dengan pengembangan penyidikan yang Tipokor Poldasu terhadap Bendahara Kas di Setda Tapsel Amrin Tambunan. Amrin saat ini sudah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Asisten Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu Erbindo Saragih mengatakan dalam sidang itu Amrin menyebut keterlibatan RH. “Di dalam dakwaan sangat jelas disebutkan keterlibatannya dan setelah kita analisa, kemudian kita tetapkan menjadi tersangka,” kata Erbindo.

Dalam kasus ini, Rahudman Harahap disebut memerintahkan Amrin untuk membayar uang muka TPAPD sebanyak dua kali senilai Rp1,5 miliar. Namun setelah diteliti uang itu digunakan untuk menutupi kekurangan uang perjalanan dinas.

Sumber: www.harian-global.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*