Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Pemko Padangsidimpuan 2010 – AMPBB Kumpulkan Pernyataan Peserta Keberatan

Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) saat ini sedang mengumpulkan pernyataan dari sejumlah peserta yang merasa keberatan di salah satu formasi yang diduga salah satu pesertanya lulus tanpa ikut ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) Padangsidimpuan (Psp) tahun 2010.

Ketua AMPBB, Andi Lumalo Harahap didampingi pengurus lainnya, Halomoan Harahap, Ahmad Riswan Panggabean, Sulaiman Nasution, dan Harijon Saputra menegaskan, hal ini mereka lakukan untuk menepis bahwa dugaan pelanggaran penerimaan CPNS Psp yang mereka katakan bukan hanya sekedar isapan jempol.

“Kita tidak hanya sekedar cari sensasi saja, tapi kita buktikan dengan sungguh-sungguh. Makanya sekarang ini kita sedang mengumpulkan surat pernyataan di atas materai dari peserta yang merasa dirugikan agar nantinya bisa kita gunakan sebagai bahan bukti,” tegas mereka, Jumat (7/1).

Setelah surat penyataan tersebut dan bukti terkumpul, lanjut Andi, maka pihaknya akan segera melayangkan surat pengaduan tersebut ke penegak hukum agar persoalan itu ditindaklanjuti melalui proses hukum.

“Kalau sudah terkumpul semua bukti termasuk pernyataan dari peserta yang merasa dirugikan, maka akan kita layangkan pengaduan kita ke penegak hukum, baik polisi maupun kejaksaan. Sekaligus juga nantinya akan kita publikasikan agar diketahui seluruh masyarakat,” terang mereka.

Ketua Komisi I DPRD Psp, Khoiruddin Rambe SSos, Jumat (7/1), mengharapkan kepada mahasiswa jika memang sudah memiliki bukti yang cukup kuat untuk segera melaporkannya ke aparat penegak hukum dan juga DPRD Psp untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Proyek Peningkatan Jalan

Namun begitupun, politisi PKS ini meminta mahasiswa untuk tidak gegabah. Jika nantinya tidak terbukti ada pelanggaran, maka mahasiswa harus melakukan klarifikasi kepada publik dan meminta maaf kepada Pemko Psp dan masyarakat agar tidak ada fitnah di kemudian hari.

“Kalau memang nantinya tidak terbukti, saya harap kepada mahasiswa untuk mengklarifikasinya dan meminta maaf kepada publik agar tidak ada fitnah, karena ini menyangkut marwah Pemko Psp,” harapnya. (phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. CPNS Tahun lalu (2009) pemko psp nrima nyogok juga. Koq br di usut skrg? memang lah zaman skrg ini sgt susah untuk jujur di negeri bedebah ini (kata metro TV). Yg jujur disikut abis. Yg ga ada skill dinaikkan. Apa jd nya negara ini?
    Yg saya tau, masa pak Ongku dan Pak Syahrul, Bupati TAPSEL yg paling jujur diantara mua plksanaan CPNS se sumut ini. mdh2an dgn demikian Tapsel bs mengejar ketertinggalan dibandingkan anaknya (psp)

  2. AMPBB…coba Klarifikasi dulu kekuatan hukum pernyataan peserta yang keberatan… klo memang mau ditelusuri minta daftar nilai seluruh peserta yg mengikuti test.,,,,dan kemudian konfirmasi ke UNS sampai berikut jawaban ujuan peserta yg diduga bermain curang,,,, memang test CPNS ini banyak yg curang tetapi bisa dilihat dgn hati nurani namun sulit dibuktikan karena semua sudah KOLUSI (adanya kerjasama utk berbuat tdk benar),,,, dan semoga adek2 mahasiswa klo udah lulus mau masuk PNS tidak ikut2an jadi penawar harga lelang dalam penerimaan CPNS

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*