Dugaan Proyek Fiktif PemKab. Tapanuli Selatan Diusut DPRD

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sepakat untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna membahas dan mengusut sejumlah proyek fisik yang diduga fiktif di Pemkab Tapanuli Selatan.

Kesepakatan tercapai melalui voting terbuka yang dilaksanakan pada rapat paripurna lanjutan pembahasan nota perhitungan APBD TA 2009 di gedung dewan, Jalan Merdeka, Padangsidimpuan.

Dari 45 jumlah anggota DPRD, 42 orang diantaranya hadir mengikuti paripurna. Mayoritas anggota DPRD yang hadir sepakat atas pembentukan Pansus guna mengkaji sejauh mana kebenaran temuan Komisi III saat turun ke lapangan meninjau sejumlah proyek TA 2009.

Karena berdasarkan laporan Komisi III, dibacakan Faisal selaku juru bicara komisi, saat turun ke lapangan mereka menemui adanya dugaan proyek fiktif bernilai miliaran rupiah. Yakni pekerjaan hotmix sekitar 1,3 kilometer berbiaya Rp1,45 Miliar yang menghubungkan Desa Sijukkit-Hurase, Kecamatan Batang Angkola.

Kemudian pekerjaan pelurusan dan pembuatan bronjong pada aliran sungai Sangkunur, diduga ada dua sumber dana dalam satu kegiatan. Komisi III juga menyinggung penggunaan anggaran rutin SKPD dan keberadaan tambang emas di Batang Toru.

Meski berlangsung alot, paripurna itu tetap sepakat menerima nota perhitungan APBD TA 2009 untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda). Paripurna itu dihadiri Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, Wakil Bupati Aldinz Rapolo Siregar, Muspida Plus, dan pimpinan SKPD.

Anggota DPRD Tapsel, Komisi I, Armeni Batubara mengatakan, “Padahal, hasil kunjungan lapangan Komisi I, banyak ditemukan warga Tapsel yang pendidikan terakhirnya cuma setingkat SMA. Komisi I berharap kepada Pemkab Tapsel agar pada penerimaan CPNSD formasi 2010 membuka peluang bagi tamatan SMA.”

Baca Juga :  Retribusi Tor Simarsayang Akan Diambil Alih Satpol PP

Komisi I juga menyoroti tentang sistem pengurusan KTP secara on-line. Komisi ini berharap agar tahun depan Pemkab Tapsel tahun sudah bisa menyediakan kartu tanda penduduk dengan sistem komputerisasi.

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=149876:dugaan-proyek-fiktif-diusut-dprd&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

4 Komentar

  1. usut aja sampai tuntas,banyak pejabat di tapsel itu yg kaya mendadak dan kroni2nya.
    pembagian proyek fiktip bagi keluarganya………………………….

  2. Anggota Dewan yth… Tuh usulkan kepada Bupati supaya diadakan perkuatan terhadap SDM Inspektoratnya…khususnya INSPEKTURNYA .. Klo utk audit beberapa kegiatan fiktif minta aja bantuan ama BPKP SUMUT

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*