Duh, Sumbangan Malah Dicuri dan Dijual

%name Duh, Sumbangan Malah Dicuri dan Dijual
Pengungsi korban Merapi berebut mendapatkan pakaian bekas layak pakai sumbangan dermawan di barak pengungsian GOR Gelarsena, Klaten, Jawa Tengah, Minggu (7/11/2010). Sumbangan pakaian layak pakai sangat diperlukan karena sebagian pengungsi telah kehabisan pakaian sebab saat mengungsi mereka belum sempat membawa pakaian.

Ada saja orang jahat dan berperilaku tidak terpuji di tengah-tengah kesusahan belasan ribu korban letusan Merapi di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Kurangnya relawan yang menjaga logistik yang membeludak membuat barang-barang bantuan untuk pengungsi kerap lenyap dicuri.

Koordinator Logistik Posko Maguwoharjo, Ian, mengakui hal tersebut. “Mereka mengaku pengungsi, minta barang, terus dibawa. Tapi kenyataannya malah dibawa ke mobil, diserahkan ke pengepul yang sudah siap menampung barang tersebut,” kata Ian.

“Kami terima laporan barang-barang bantuan dijual ke penadah,” imbuhnya. “Kita kekurangan orang untuk menjaga logistik. Hanya ada 150 orang, untuk melayani hampir 20 ribu pengungsi di tempat ini,” kata Ian. (kompas.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*