Duta Tapsel di Olimpiade Sains SD Tingkat Provinsi – Endang Boru Harianja dan Armayana

www.metrosiantar.com

SIDIMPUAN-METRO; Endang Boru Harianja dan Armayana dinobatkan sebagai duta Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Olimpiade Sains Sekolah Dasar (SD) tingkat Provinsi yang bakal dihelat di Kota Medan beberapa waktu mendatang.

Keduanya berhasil menjadi wakil Tapsel usai mengalahkan 48 murid sekolah dasar (SD) pada seleksi Olimpiade Sains, di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Tapsel, Kamis (29/4).

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tapsel Drs Marasaud melalui Kabid TK, SD, dan SMP Hj Masni Harahap SPd, kepada METRO, mengatakan, kegiatan ini diharapkan bisa memacu semangat belajar sekaligus menjaring murid-murid yang berprestasi.

“Peserta Olimpiade Sains tingkat SD tahun ini sebanyak 48 peserta. Keseluruhan peserta merupakan utusan dari 12 kecamatan yang lolos seleksi kecamatan. Dan untuk jumlah mata pelajaran yang diujikan sebanyak 2 mata pelajaran, antara lain Matematika dan IPA,” ujar Masni.

Masni menambahkan, untuk pengadaan soal yang diperlombakan sepenuhnya ditangani oleh provinsi. Sedangkan tim dari Disdik Tapsel bertugas untuk mengoreksi jawaban, sehingga pemenang sudah dapat diberitahukan pada hari yang bersamaan.

Adapun pemenang olimpiade untuk pelajaran IPA yakni, juara 1 Endang Boru Harianja dari SD Tanjung Medan Kecamatan, juara 2 Zamiatul Syifa dari SD Muhammadiyah Kecamatan Sipirok, juara 3 Zulfan Efendi Parinduri dari SDN 1 Kecamatan Batang Toru. Sedangkan untuk pelajaran Matematika, juara 1 Armayana dari SD Sisundung Kecamatan Angkola Barat, juara 2 Deliana dari SD Pasar Sempurna Kecamatan Marancar dan juara 3 Aidil Iman dari SD Sipagimbar Kecamtan SDH.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik Bergilir di Palas Hingga 23 Desember 2009

Selain itu, sambung Masni, peserta yang akan menjadi utusan ke tingkat provinsi adalah peserta dengan peringkat 1 di masing-masing mata pelajaran, yaitu atas nama Endang Boru Harianja dan Armayana.

“Seluruh pemenang satu, dua dan tiga di masing-masing pelajaran juga berhak mendapatkan piagam dan trofi. Direncanakan akan dibagikan pada pelaksanaan Hari Pendidikan Nasional dan penghargaan guru terbaik dan pelajar terbaik pada 3 Mei mendatang di lapangan SMPN 1 Angkola Timur,” tuturnya.

Sementara itu R Tanjung SPd yang mendampingi Endang, mengaku, tidak menyangka siswa Sayur Matinggi masih bisa memenangkan sekaligus mengharumkan nama kecamatan di level Kabupaten. Padahal Desa Tanjung Medan baru saja ditimpa bencana banjir bandang sekitar sebulan lalu.

“Kita salut dengan perjuangan keras dalam belajar walaupun dengan kondisi seadanya akibat Desa Tanjung medan ditimpa bencana. Ternyata semangat untuk ikut berkompetisi tidak berkurang,” terang R Tanjung. (mag-01)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*