Enam Anggota Jaringan Pepi Kembali Ditangkap

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia kembali menangkap enam orang yang dicurigai terkait jaringan terorisme Pepi Fernando. Lima dari enam orang ini ditangkap di Banda Aceh.

“Betul, tadi memang ada penangkapan lima orang ini,” ujar Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Aceh, Komisaris Besar Bambang Soetjahjo, ketika dihubungi Tempo, Rabu, 27 April 2011.

Bambang mengatakan lima orang ini diamankan di Kota Banda Aceh pada siang tadi. “Kelimanya ditangkap di satu tempat,” ujarnya.

Dari kelima tersangka ini, Bambang menuturkan, dua di antaranya bukan merupakan orang asli Aceh. “Dua dari Jawa, yang tiga asli Aceh,” ujarnya.

Dari kelima orang ini, dua di antaranya dicurigai terkait langsung dengan aksi bom buku dan bom pipa gas Serpong beberapa waktu lalu. “Yang dua orang dari Jawa ini kuat dugaan mereka terlibat langsung, yang tiga masih didalami,” ujarnya. Namun, Bambang enggan menyebutkan identitas kelima orang ini.

Sementara itu, sumber Tempo di kepolisian menyebutkan bahwa satu orang anggota jaringan ini telah tertangkap di Jakarta. Penangkapan ini dilakukan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror hampir bersamaan dengan penangkapan di Aceh. Penangkapan keenam orang ini adalah hasil pengembangan penyidik berdasarkan keterangan dari anggota jaringan yang telah ditangkap sebelumnya.

Bambang mengatakan kelima orang ini kemungkinan akan dibawa ke Mabes Polri, Jakarta, untuk dimintai keterangannya. “Tapi belum tahu kapan pastinya mereka akan dibawa,” tutur Bambang.

Baca Juga :  Turunnya Intensitas Belum Tentu Pertanda Merapi Menuju Kondisi Normal

Menurutnya, polisi masih mencari beberapa orang yang diduga terlibat jaringan ini. “Kemungkinan masih akan bertambah lagi, saat ini sedang didalami dan dicari,” ujarnya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*