Enam Pelaku Ancaman Bom Garuda Ditangkap

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Republik Indonesia menahan enam orang yang diduga melakukan ancaman bom di pesawat Garuda GA-601 rute Manado-Jakarta pada Rabu (5/10/2011).

“Setelah dilakukan pemeriksaan, itu tidak ada bom. Itu hanya ancaman. Pelakunya sudah berhasil ditangkap, ada enam orang. Inisial belum dapat disampaikan,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam di Gedung Humas Mabes Polri, Kamis.

Anton mengatakan, Polri belum bisa mengungkapkan modus ataupun motif ancaman bom tersebut karena polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap keenam orang terduga. “Motif belum diketahui. Kami tunggu hasil pemeriksaan,” katanya.

Kepala Humas PT Garuda Indonesia Pujobroto, Rabu, menyebutkan, ancaman bom itu diterima dalam bentuk faksimile di kantor salah satu media nasional setelah pesawat GA-601 mengudara sekitar pukul 14.00 Wita. Isi faksimile tersebut menyatakan bahwa pesawat berisi 105 penumpang itu diharapkan segera mendaratkan kembali ke Bandara Sam Ratulangi, Manado, atau ke bandara terdekat karena di dalam pesawat terdapat bom.

Sampai pesawat didaratkan di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, tidak terjadi ledakan seperti dalam ancaman tersebut. Meski demikian, manajemen Garuda Indonesia tetap melakukan langkah-langkah antisipasi dengan mengamankan pesawat tersebut. Tim Gegana yang menuju TKP ternyata tidak menemukan adanya bom seperti disebutkan pelaku.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Dengar pidato Soekarno, Nelson Mandela makin semangat berjuang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*