Everton Tenggelamkan Reds

Everton memberikan mimpi buruk bagi rival sekotanya, Liverpool. Bertarung di Merseyside derby pada lanjutan Premier League, Minggu (17/10/2010), Everton mentasbihkan diri sebagai tim terbaik di Merseyside setelah menekuk tamunya The Reds 2-0.

Foto: Pepe Reina tak kuasa membendung tendangan Mikel Arteta yang membawa Everton menang 2-0 atas Liverpool/Reuters

Kekalahan ini jelas memberikan pukulan telak bagi pelatih Roy Hodgson yang berencana memberikan kado manis di era baru kepemilikan klub di bawah bendera New England Sport Ventures (NESV). Bagaimana tidak, kekalahan ini membuat Steven Gerrard dkk kian tenggelam di zona degradasi. Dengan hanya mengoleksi enam poin dari delapan laga, anak-anak The Anfield Gank turun satu strip ke posisi 19 klasemen sementara.

Sementara bagi Everton, kemenangan ini membawa skuad besutan David Moyes merangkak enam peringkat dari posisi 17 ke 11 dengan koleksi sembilan angka dari delapan laga.

Melakoni derby Merseyside ke-173 di Goodison Park, Everton yang berstatus tuan rumah langsung menekan dan menciptakan sejumlah peluang. Tercatat, belum genap 20 menit laga berjalan, armada The Toffees sudah dua kali mengancam gawang Pepe Reina melalui Phil Jagielka dan Slyvain Distin. Sayang, upaya kedua masih belum menemui sasaran.

Tak terima terus ditekan, Liverpool membalas melalui peluang yang didapat bomber andalannya Fernando Torres di menit ke-23. Memanfaatkan umpan silang Joe Cole, El Nino melepaskan sundulan yang sayangnya masih mampu ditepis kiper Everton Tim Howard.

Baca Juga :  Beckham Tolak Tawaran Reuni di Liga Premier

Lima menit berselang, giliran Everton yang kembali memiliki peluang. Kali ini melalui bomber veteran Aiyegbeni Yakubu yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Beruntung, Reina tampil sigap dan mengamankan bola yang menghujam deras ke sisi kanan.

Petaka bagi The Reds akhirnya datang di menit ke-34. Gelandang Seamus Coleman berhasil merangsek dari sisi kiri pertahanan Liverpool dan melepaskan umpan terukur yang langsung disambut tendangan keras Tim Cahill di kotak penalti, tanpa mampu dibendung Reina. Everton pun menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0.

Lima menit memasuki babak kedua, Liverpool benar-benar mendapat mimpi buruk usai Arteta memaksa Reina kembali memungut bola dari gawangnya. Memanfaatkan bola rebound hasil sundulan Sotiris Kyrgiakos yang coba membuang bola umpan pojok, Arteta melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau Reina karena pandangannya terhalang pemain yang mengerumun di kotak penalti.

Everton kian berada di atas angin dengan keunggulan 2-0. Mereka pun kian bersemangat menekan pertahanan Liverpool. Sementara di lain kubu, The Reds masih terlihat belum menampilkan permainan terbaiknya terutama dalam membangun serangan.

Tak kunjung mencetak gol hingga menit ke-70, Hodgson memasukkan topskor tim David N’Gog menggantikan Lucas Leiva. Namun, masuknya bomber muda Prancis ini tak memberikan perubahan signifikan. Hasilnya, di menit ke-79 Hogdson memasukkan Ryan Babel untuk menambah daya dobrak skuadnya.

Baca Juga :  Lorenzo Merasa Beruntung

Dengan tiga striker di depan; Torres, N’Gog dan Babel, Liverpool memang berhasil mengurung pertahanan tuan rumah. Peluang pun didapat Torres tiga menit sebelum laga usai. Nahas, sepakan bomber timnas Spanyol ini masih belum mampu menembus penjagaan Howard yang tampil solid mengawal gawangnya. Hingga wasit meniup peluit panjang, The Reds pun gagal memecah kebuntuan dan harus menerima pih pahit kalah 0-2 dari rival sekotanya.

Susunan Pemain
Everton:
Tim Howard; Sylvain Distin, Phil Jagielka, Leighton Baines, Phil Neville; Mikel Arteta (Jermaine Beckford 74), John Heitinga (Hibber 72), Tim Cahill, Leon Osman, Seamus Coleman; Yakubu Aiyegbeni

Liverpool: Pepe Reina; Martin Skrtel, Sotirios Kyrgiakos, Paul Konchesky, Jamie Carragher; Raul Meireles, Lucas (Ngog 71); Steven Gerrard, Joe Cole (Babel 80), Maxi Rodríguez (Jovanovic 74); Fernando Torres (acf)

Sumber : http://bola.okezone.com/read/2010/10/17/45/383399/everton-tenggelamkan-reds

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*