Facebook Picu Pernikahan Dini di Yogyakarta

Facebook merupakan situs jejaring sosial paling diminati oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia, termasuk di Gunungkidul, Yogyakarta. Berbagai dampak positif dan negatif bisa diperoleh melalui Facebook, salah satu dampak negatifnya ialah meningkatnya pernikahan dini dikalangan remaja.

Dari data dispensasi Pengadilan Agama (PA) Wonosari, sepanjang tahun 2010, sebesar 112 orang mengajukan dispensasi menikah dengan rata-rata umur 14-16 tahun, sementara untuk 2011 sampai bulan maret sudah 25 orang mengajukan, sebagian besar hamil di luar nikah.

Menurut Panitera Muda Hukum PA Wonosari, Siti Hariyanti, tingginya angka pernikahan dini kalangan muda di Gunungkidul disebabkan oleh Facebook, pasalnya hampir setiap kali mengajukan surat dispensasi sebagian mengaku kenal melalui situs jejaring sosial tersebut.

“Setiap kali ada permohonan dispensasi, saya tanyakan kepada anaknya, pasti awalnya kenal melalui Facebook, dilanjutkan pertemuan, dan seterusnya,” kata Siti kepada wartawan, Rabu (30/3/2011).

Ia menambahkan, dispensasi oleh anak dilatar belakangi faktor keterpaksaan. Sebagian besar anak masih berstatus pelajar, angka menunjukkan progres naik setiap tahunnya.

“Bahkan ada yang umurnya kurang 2 bulan lagi sudah 17 tahun tapi tetap meminta dispensasi menikah secepatnya karena yang perempuan sudah hamil berbulan-bulan,” imbuhnya.

Data meningkatnya angka dispensasi nikah tersebut telah diajukan kepada pemkab guna melakukan tindaklanjut melakukan sosialisasi terkait pemahaman pernikahan dan pergaulan guna mencegah terjadinya kehamilan di luar nikah. (okezone.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pengguna Internet di Indonesia Capai 55 Juta

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*