Fakultas Syariah dan Hukum IAIN Padangsidimpuan Gelar Workshop

(Analisa/istimewa) DIABADIKAN: Dekan Fakultas Syariah dan Hukum IAIN Padangsidimpuan Dr.Sumper Mulia Harahap, M.Ag (nomor 4 dari kiri) dan nara sumber matakuliah HTN H Ali Murthado M.Hum (nomor 5 dari kiri) diabadikan bersama dengan para dekanat juga peserta Workshop Penyusunan Kurikulum HTN, Jumat (6/6).

Rektor: Workshop Diharapkan Hasilkan Kurikulum HTN yang Terbaik

Padangsidimpuan,  Kurikulum adalah perangkat matapelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan, berisi rancangan pelajaran kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan.

Karena itu, penyusunan perangkat matapelajaran/kuliah ini disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan setiap jenjang pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan tersebut, serta kebutuhan lapangan kerja.

Hal itu diungkapkan Rektor Dr H Ibrahim Siregar MCL diwakili Wakil Rektor I IAIN Padangsidimpuan Drs H Irwan Saleh Dalimunthe MA, ketika membuka Workshop Penyusunan Kurikulum Hukum Tata Negara,  Jumat (6/6), di Aula Fakultas Syariah IAIN Padangsidimpuan.

Ia berharap agar workshop ini menghasilkan kurikulum yang terbaik bagi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum khususnya konsentrasi Hukum Tata Negara.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum IAIN Padangsidimpuan Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag  mengharapkan, agar para peserta workshop dapat mengambil suatu kesepakatan terhadap matakuliah yang akan diajarkan dalam konsentrasi Hukum Tata Negara (siyasah).

Ia juga berharap agar masukan dari narasumber mampu menambah khazanah atau kesempurnaan dari matakuliah di konsentrasi HTN ini.

Dua narasumber yang diundang dalam workshop Penyusunan Kurikulum Hukum Tata Negara (Siyasah) yaitu Dr M Iqbal MAg dosen siyasah di Fakultas Syariah IAIN Sumut, serta H Ali Murthado, M. Hum dosen Hukum Tata Negara di Fakultas Syariah IAIN Sumut serta STIH Graha Kirana Medan.

Baca Juga :  Unjuk Rasa Format di Kantor WalKot Padangsidimpuan Ricuh, Satpol PP & Mahasiswa Saling Dorong

Dalam paparan Dr M Iqbal MAg menjelaskan, siyasah tidak selamanya sama dengan politik, hal ini karena siyasah dibingkai dengan ajaran-ajaran Islam, sehingga politik tidak hanya berbicara pada tataran kekuasaan saja.

“Ada matakuliah dalam komponen jurusan yang mengarah kepada siyasah yaitu fiqh siyasah, politik Islam di Indonesia, tafsir tematik ayat-ayat siyasah, hadis-hadis siyasah, studi naskah ketatenegaraan Islam, politik hukum Islam di Indonesia, dan beberapa matakuliah lainnya yang dianggap ini penting,”ujar Iqbal menjelaskan.

Amandemen UUD

Sementara itu, H Ali Murthado, M Hum menjelaskan, saat ini beberapa matakuliah yang  berkenaan dengan HTN harus di-update.

“Kalau para dosen HTN masih menggunakan literatur lama tentu akan menyalahi ketatanegaraan yang ada. Kalau dulu mengenal adanya lembaga tertinggi dan tinggi negara, maka saat ini setelah adanya amandemen UUD 1945 lembaga tertinggi negara dihapuskan,” ujarnya.

Konsentrasi HTN harus mampu menghasilkan alumni-alumni yang tidak hanya pintar dari sisi teori kenegaraan, tetapi juga harus mampu menciptakan dirinya sebagai negarawan yang islami, ujarnya.

Dalam hal matakuliah, yang disusun bersama dengan Dr M Iqbal MAg, Ali menjelaskan ada tiga komponen matakuliah yang harus dimunculkan yaitu, komponen matakuliah yang berasal dari institut, komponen Fakultas Syariah dan Komponen Jurusan HTN.

“Silakan melakukan adaptasi dan penggodokan lebih dalam dari usulan-usulan matakuliah ini. Bisa ditambah dan bisa dikurang, tinggal sejauh mana bobot yang nantinya akan diperkuat,”ujarnya.

Baca Juga :  Prostitusi Online Belum Rambah Padangsidimpuan-Tapsel

Hadir dalam workshop tersebut  di antaranya Wakil Rektor II Aswadi Lubis, M.Si, Wakil Rektor III  Drs Syamsuddin MAg, Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum Ahmatnijar MAg, Wakil Dekan II  Mudzakkir Khotib Siregar MA , Wakil Dekan III Muhammad Arsad Nasution MAg, serta para dosen dan pemegang matakuliah hukum.

Kegiatan Workshop Penyusunan Kurikulum HTN tersebut berlangsung hingga Sabtu (7/6) yang hasilnya akan dilaksanakan pada semester ganjil tahun ini. (am)/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*