FESTIVAL KOPI SIPIROK Bakal Pecahkan Rekor MURI

JAKARTA – Festival Kopi Sipirok yang akan berlangsung di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanulis, Sumatra Utara, rencana diiringi pemecahan rekor MURI dengan minum dan menyeduh Kopi Luwak Liar Sipirok sebanyak 3.500 peserta.

Festival yang baru digelar kali pertama itu, menurut Ketua Umum panitia FKS merupakan kemasan pemasaran tersebut terdapat pesta budaya, kuliner, kerajinan, musik dan seni tradisional lokal seperti tarian tortor, sitogol, opera, dan memasarkan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

“Festival berlangsung 30 Juli-3 Agustus 2014 nanti, juga mendukung pertanian budidaya kopi unggulan dengan mendatangkan tenaga ahli kopi dan pembelajaran pengolahan kopi luak berbasis kompetensi,” ucapnya, pada konferensi pers Festival Kopi Sipirok, Jumat (18/07/2014).

Menurutnya, ide gagasan FKS ini timbul saat diskusi kecil bersama penggiat usah kopi di Sipirok seperti bdiskusi bersama pemilik Kopi Pinabar (Taris Pardede), Lembaga Ovata Indonesia, suatu LSM lingkungan peduli kopi luwak asal Sipirok.

Sipirok adalah kecamatan dengan jumlah penduduk mencapai 30.775 jiwa. Sebagian besar penduduk yang bergabung dengan Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara itu, melanjutkan menanam kopi tersebut sejak penjajahan Belanda pada 1700-an./Bisnis.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Potensi Tsunami, Gempa Besar Landa NAD dan Sumut

1 Komentar

  1. Selamat atas terciptanya record MURI….
    boleh bertanya, kenapa memakai istilah Luwak di Sipirok?? apa dari dulu tidak ada nama/ kata yang digunakan untuk mengistilahkan Luwak itu di Sipirok dari jaman dulu??

    Dalam broshing http://id.wikipedia.org menyebutkan “Musang luwak adalah hewan menyusu (mamalia) yang termasuk suku musang dan garangan (Viverridae). Nama ilmiahnya adalah Paradoxurus hermaphroditus dan di Malaysia dikenal sebagai musang pulut. Hewan ini juga dipanggil dengan berbagai sebutan lain seperti musang (nama umum, Betawi), careuh bulan (Sunda), luak atau luwak (Jawa), serta common palm civet, common musang, house musang atau toddy cat dalam bahasa Inggris.”

    Nah kalau disipirok, apa istilah musang luwak ini?? kalau ada, akan lebih sempurna record ini jika dari ratusan tahun lalu dari Sipirok banyak memproduksi Kopi.
    Musang = Misang, Misang pemakan Daging, Misang pemakan buah-buahan…
    Saran buat panitia….kalau ada istilah ni Misang pemakan kopi ini di Sipirok, sebaiknya di publikasikan agar yang membaca dan anak keturunannya ikut melestarikan bahasa sekaligus budaya yang ada di Sipirok.

    Sekali lagi sukses atas record Muri nya…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*