FIFA Sepakat Gunakan Teknologi Garis Gawang

File foto tertanggal 27 Juni 2010 ini adalah kombinasi dari enam foto yang memperlihatkan kiper Jerman Manuel Neuer menyaksikan bola pantul dari mistar gawangnya dan keluar dari garis gawang pada babak 16 besar Piala Dunia 2010 antara Inggris dan Jerman di Stadion Bloemfontein, Afrika Selatan. [AP]Metrotvnews.com: Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA, akhirnya memperkenalkan teknologi garis gawang sebagai instrumen resmi dalam pertandingan sepak bola, terutama di level internasional.

Keputusan ini diambil menyusul berbagai kontroversi keputusan wasit di ajang Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Kejadian paling menonjol adalah tidak diakuinya gol pemain Inggris, Frank Lampard, ke gawang Jerman pada putaran kedua Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel). Padahal di pertandingan tersebut, bola telah melewati garis gawang, namun wasit Jorge Larrionda tidak melihatnya.

Dengan teknologi garis gawang, wasit akan menerima sinyal dalam hitungan detik untuk mengetahui bola telah melewati garis gawang atau tidak.

FIFA memastikan teknologi ini akan segera digunakan di Piala Dunia Brasil tahun depan. Tapi sebelumnya FIFA akan menguji teknologi garis gawang ini pada Piala Konfederasi pada April mendatang.(Air)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Longsor di Simaronop, Angkola Selatan, TAPSEL Hantam 10 Rumah, 2 Tewas, 4 Belum Ditemukan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*