Firdaus-Ayat Menangkan Pemilukada Pekanbaru

Panitia Pemilukada KPU Pekanbaru melakukan rekapitulasi suara. Hasilnya pasangan calon Walikota Pekanbaru, Firdaus-Ayat Cahyadi ditetapkan sebagai pemenang dengan perolehan 153.943 suara.

Pasangan Firdaus-Ayat Cahyadi (PAS) memenangkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Pekanbaru periode 2011-2016. Keputusan itu disampaikan dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru yang berlangsung di salah satu hotel berbintang, Selasa (24/5).

Dalam rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU, pasangan calon walikota dan wakil walikota, Firdaus-Ayat memperoleh 153.943 suara atau 58,93 persen suara yang sah. Sedangkan pasangan Septina Primawati-Erizal (Berseri) mengantongi 107.268 suara (42,07 persen).

Dari 536.113 pemilih sebanyak 49,76 persen pemilih tidak menggunakan hak politiknya. Sedangkan suara yang sah tercatat 261.211 suara, dan suara tidak sah mencapai sebanyak 8.120 suara.  Dari pantauan Analisa, setelah hasil penghitungan itu disahkan KPU, Firdaus dan Ayat Cahyadi terlihat meneteskan airmata. Sementara kompetitornya, pasangan Septina-Erizal Muluk tidak hadir dalam rapat pleno itu.

Dari kubu Berseri hanya terlihat Ketua Tim Pemenangan Berseri, Muhammadun Royan dan anggota Tim Advokasi Berseri, Eva Nora. Tetapi tim Berseri ini menolak menandatangani lembaran rekapitulasi penghitungan suara KPU itu.

“Kami tidak menandatanganinya karena kami menolak rapat pleno ini. Sebab terjadi banyak sekali kecurangan dalam Pemilukada Kota Pekanbaru lalu,” tukasnya.
Terlepas soal itu, rapat pleno KPU Kota Pekanbaru mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Kapolresta Pekanbaru, Kombes (Pol) Bambang HS kepada wartawan menyatakan, pihaknya menurunkan sekitar 475 personil gabungan yang terdiri dari Polri dan dibantu anggota TNI AD.

Baca Juga :  Sita 8 Ton Ganja Asal Aceh, BNN Pecahkan Rekor 10 Tahun

Di pintu masuk hotel, aparat keamanan menyiagakan dua unit mobil ‘water canon’ dan satu unit mobil pemadaman kebakaran.  Rapat pleno KPU itu sempat diwarnai aksi unjukrasa sekitar 20-an orang yang datang menggunakan sepeda motor. Namun karena tidak dibolehkan masuk ke tempat acara, pengunjukrasa ini pun membubar diri secara tertib. (dw)

Analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*