Formasi Penerimaan CPNS Sudah Dikirim Pusat ke Daerah – Daerah.

%name Formasi Penerimaan CPNS Sudah Dikirim Pusat ke Daerah Daerah.Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (PAN &RB), EE Mangindaan menjelaskan, dirinya sudah menandatangani kuota dan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2010. Menteri dari Partai Demokrat itu juga memastikan, formasi CPNS juga sudah dikirim ke semua daerah.

“Semua sudah diteken, baik kuota atau pun formasinya untuk seluruh kabupaten/kota. Setelah itu dikirim ke daerah. Semuanya sudah,” terang EE Mangindaan kepada wartawan saat ditanya mengenai perkembangan tahapan seleksi CPNS 2010. Namun Mangindaan tidak spesifik menanggapi kabar ini, dia hanya mengatakan semuanya sudah dikirim ke daerah.

Seperti diketahui, tahapan seleksi ini sebelumnya adalah penetapan kuota yang ditentukan oleh pemerintah pusat. Kuota ini lantas dikirim ke daerah. Oleh daerah, ditetapkan formasi, yang didasarkan atas kebutuhan tenaga CPNS, misalnya berapa untuk pengisian tenaga medis, dan latar belakang pendidikannya. Setelah itu, dikirim ke kementrian PAN&RB untuk digodok lagi. Begitu mendapat persetujuan, maka diteken kementrian PAN&RB, dan dikirim ke daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Mangindaan juga mengatakan, penyediaan kuota, perbandingan antara pelamar umum dengan dari honorer adalah 60 banding 40. Artinya, pelamar umum tetap mendapat jatah kursi CPNS terbesar, yakni 60 persen. Sedang sisanya, 40 persen, dialokasikan untuk honorer.

Pria asal Manado itu menyebutkan, tahun ini ada akan penerimaan 300 ribu CPNS. Dari jumlah itu, 225 ribu untuk CPNS daerah. “Itupun 40 persennya dari honorer. Masalah (perbandingan pelamar umum dengan honorer, red) ini sudah ditetapkan,” ujar Mangindaan. Menurut Mangindaan, persentase 40 persen dari honorer itu sudah angka maksimal. Jika dari hasil verifikasi dan validasi jumlahnya berkurang, maka jatah 40 persen akan dikurangi. “Mudah-mudahan saja, jumlah honorer yang memenuhi syarat tidak membengkak agar tidak menggerus jatah pelamar umur,” tandasnya.

Baca Juga :  Peta Sebaran Suara Prabowo-Hatta Vs Jokowi-JK Versi Exit Poll CSIS-Cyrus

Ditanya jika hasil verifikasi dan validasi data menunjukkan jumlahnya membengkak, Mangindaan menyatakan, data sudah tidak mungkin membengkak lagi. “Ya tidak mungkin melonjak lah. Sebelumnya ada dibilang 197 ribu lebih, begitu BKD disuruh mengusulkan jumlahnya hanya sekitar 131 ribu lebih. Karena ternyata banyak daerah yang tidak memiliki honorer lagi,” ujarnya.

Sekadar informasi, jumlah honorer tertinggal atau tercecer untuk kategori pertama (yang dibiayai APBN/APBD) mencapai 131.484 orang. Hanya saja selain jumlah honorer yang dimasukkan BKD ke BKN per 31 Agustus tersebut, masih ada data susulan lainnya hingga 15 September. Penambahannya cukup fantastis yaitu 5.692 orang, sehingga kalau ditotal data honorer yang masuk per 31 Agustus dan 15 September maka jumlahnya menjadi 137.176 orang. (sam)

Sumber : Metro Siantar

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*