Formula 1 – Rahasia Webber Bikin Red Bull Kecewa

Bos Red Bull Racing, Christian Horner, sangat kecewa ketika mengetahui fakta baru yang terungkap tentang kondisi Mark Webber di empat seri terakhir Formula 1 (F1) 2010. Pasalnya, Webber tak memberitahukan keadaannya sebelum tampil di GP Jepang.

1802536620X310 Formula 1 Rahasia Webber Bikin Red Bull Kecewa
Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel (kanan) dan team principal Christian Horner (kiri), serta direktur teknik Adrian Newey, berpose usai Vettel memastikan diri jadi juara dunia F1 2010.

Webber baru saja mengungkapkan kondisinya menjelang balapan di Sirkuit Suzuka, Jepang. Dalam sebuah buku baru ‘Mark Webber: Up Front’, yang diterbitkan di Australia, pebalap Australia tersebut mengatakan bahwa dia membalap dengan patah tulang bahu kanan hingga akhir musim 2010.

Dalam buku tersebut, Webber menjelaskan bahwa dia mengalami kecelakaan saat menunggang sepeda gunung. Pada hari Minggu, menjelang balapan tersebut, dia bersepeda dengan seorang teman baiknya, dan mereka bertabrakan. Ini untuk pertama kalinya Webber kembali mengendarai sepeda gunung sejak patah kaki di Tasmania pada akhir 2008.

Akibat kecelakaan tersebut, Webber cedera bahu. Dia membutuhkan suntikan penghilang rasa sakit menjelang balapan. Tetapi Webber merahasiakan kondisi yang dialaminya tersebut kepada tim, sehingga sampai akhir musim dia membalap dengan kondisi yang tidak 100 persen.

Ini yang membuat Horner sangat kecewa–meskipun sang team principal tidak berpikir bahwa cedera tersebut sangat memengaruhi performa Webber.

“Saya bahkan tidak tahu tentang buku itu, apalagi mengenai bahunya,” ujar Horner, seperti yang dikutip The Daily Telegraph. “Tentu saja mengecewakan bahwa Mark tidak mengatakan apapun. Itu adalah sebuah cedera yang tidak kelihatan, yang memiliki beberapa efek terhadap performanya. Tetapi pada saat bersamaan, bagus juga karena bisa tahu tentang hal tersebut.” (kompas.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pasar Tradisional Kab. Paluta Butuhkan Perhatian

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*