Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis & Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) Galakkan Reboisasi, Tanam Pohon di jalan-jalan

Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis bekerja sama dengan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dan sejumlah organisasi lingkungan lainnya, melakukan program reboisasi lahan. Penanaman pohon dilakukan di ruas kiri dan kanan jalan di Kelurahan Dalan Lidang dan Jalan Lintas Timur, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Plt Sekdakab Madina, Gozali Pulungan bersama unsur muspika Kecamatan Panyabungan dan Ketua Forum DAS Batang Gadis, Awaluddin Pulungan (kaos kerah) sesaat sebelum melakukan penanaman pohon, Kamis (2/12).

Penanaman pohon dimulai dari Jalinsum Kelurahan Dalan Lidang atau di sekitar kantor TNBG oleh Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofian Batubara MM melalui Plt Sekdakab Madina, Gozali Pulungan SH MM yang dihadiri oleh unsur Muspika Panyabungan, sejumlah kepala desa dan lurah dan beberapa organisasi konservasi lingkungan di Madina dan juga Kepala TNBG, Kuswaya.

Ketua panitia reboisasi sekaligus Ketua Forum DAS Batang Gadis, Awaluddin Pulungan didampingi Sekretaris, Ir Syahrul Nasution dalam laporannya menyampaikan, tujuan kegiatan adalah melakukan rehabilitasi lahan dengan penanaman jenis kayu dan tanaman buah di kawasan DAS Batang Gadis, juga untuk membangun gerakan masyarakat guna meningkatkan kapasitas dalam mengelola sumber daya alam, dan berkesinambungan antara masyarakat desa, dan stake holder terkait.

Awaluddin juga menyebutkan bahwa reboisasi penanaman pohon juga dilakukan di sepanjang Jalan Lidang dan Jalan Lintas Timur. Diperkirakan sepanjang 8 kilometer yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan mulai dari tahun 2010 hingga tahun 2015 nantinya.  Bibit yang akan ditanam dan dibagi kepada masyarakat melalui kepala desa dan lurah lebih kurang 4 ribu batang dengan jenis bibit tanaman mahoni, manggis, durian, petai dan mangga.

Baca Juga :  DPRD Tapsel Belum Gajian

Plt Sekdakab Madina, Gozali Pulungan mengatakan, bahwa acara yang diprogramkan tersebut merupakan langkah tepat dalam melestarikan iklim dalam menghadapi pemanasan gelobal (global warming) . Dia berharap, kegiatan seperti itu supaya berjalan terus-menerus sehingga alam lestari untuk anak cucu dapat diwujudkan.

“Dan yang terpenting adalah gerakan tanam pohon kita yakini mampu meyelamatkan keutuhan dan iklim di Batang Gadis dan sekitarnya,” sebut Gozali Pulungan.

Pada kesempatan itu, Kepala TNBG, Kuswaya menyampaikan apresiasi terhadap Forum DAS Batang Gadis yang eksis memantau dan memelihara lingkungan di wilayah Kabupaten Madina. (metosiantar.com)

“Kami berharap semua pihak dapat membantu dan menjaga keseimbangan alam karena menjaga itu adalah kewajiban dan tanggung jawab semua pihak bukan hanya terpatri pada satu golongan saja,” ujar Kuswaya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*