Foto Rekor MURI Buka Puasa Terbanyak

(Foto : Republika/Agung Supriyanto)

Sebuah sejarah telah terukir. Sebanyak sekitar 15.000 orang (yang saya percaya jumlah sebenarnya jauh melebihi angka itu) mengikuti acara buka bersama yang diselenggarakan oleh PT. Melia Nature Indonesia.

Acara yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan ketua MURI Jaya Suprana — berlangsung mulai dari pukul 13.00 waktu setempat hingga Adzan Maghrib berkumandang. Ada satu alasan tertentu mengapa ketua MURI hadir di acara tersebut. Tak lain dan tak bukan adalah untuk mencatat rekor MURI: “Buka Puasa Bersama dengan Peserta terbanyak”

Rekor

Acara dilengkapi dengan pemberian santunan kepada lima yayasan: rehabilitasi anak cacat (YPAC), LPRI, penyantunan anak yatim, dan rumah jompo. Santunan dikumpulkan dari para leader dan stokis, yang dalam waktu hanya 6 hari berhasil terkumpul dana hampir Rp 230 juta.

Dalam kata sambutannya, Fauzi Bowo menyampaikan terimakasih kepada Melia Nature Indonesia dan top-leadernya — Ir Sukur Nababan — bahwa Melia Nature Indonesia telah ikut membantu peningkatan laju ekonomi DKI Jakarta.

Sekali lagi, PT. Melia Nature Indonesia menorehkan sejarah dengan menjadi satu-satunya perusahaan MLM yang mencatatkan rekor di buku MURI. Sebelumnya, PT. Melia Nature Indonesia telah menorehkan sejarah dengan menjadi satu-satunya perusahaan MLM yang top-leadernya duduk di bangku DPR.

Acara tersebut juga — lagi-lagi — menjadi bukti kesekian kalinya kebesaran MNI dan bukti bahwa perusahaan tersebut bukan hanya sebuah perusahaan MLM, melainkan juga sebuah organisasi dan komunitas. Hal ini dapat terlihat dari panitia yang terdiri dari para leader dan member yang siap berkeringat untuk menyukseskan acara tersebut — tanpa dibayar sepeser pun. Ya, memang inilah ciri khas dari MNI: pertemuan yang tidak pernah dipungut biaya, dan para panitia yang tidak meminta bayaran sepeser pun. Para leader mengaku bahwa bonus yang diberikan MNI — yang dibayarkan setiap hari— sudah banyak, sehingga mereka tidak perlu lagi mencari penghasilan tambahan dari tiket-tiket acara pertemuan. Sungguh komitmen yang perlu dicontoh oleh bangsa ini.

Baca Juga :  PLN dan DPR Sepakat Selesaikan Krisis Litrik Sumut

Inilah perusahaan revolusioner di bidang MLM sebagai perusahaan yang berpihak kepada member — yang telah banyak memberikan bukti, bukan lagi janji.

Sebagai tambahan, berikut foto-foto dari acara tersebut. Bagi kamu yang ingin mengirim atau menambahkan foto, silahkan isi formulir komentar. Koleksi foto penulis tidak terlalu banyak karena penulis datang terlambat dan mendapat duduk di tribun belakang panggung.

 

14288336d7ddb472301a8af93c20cbded6da450d Foto Rekor MURI Buka Puasa Terbanyak

14288384f73e8b9eebcf4f697a2e81a8432fc755 Foto Rekor MURI Buka Puasa Terbanyak
Ribuan warga dan anak yatim piatu mengikuti buka bersama akbar di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (13/8). Acara yang diadakan PT Melia Nature Indonesia ini memecahkan rekor MURI sebagai buka puasa bersama terbanyak yang diikuti lebih dari 15.000 orang.
Acara dilengkapi dengan pemberian santunan kepada lima yayasan: rehabilitasi anak cacat (YPAC), LPRI, penyantunan anak yatim, dan rumah jompo. Santunan dikumpulkan dari para leader dan stokis, yang dalam waktu hanya 6 hari berhasil terkumpul dana hampir Rp 230 juta. Read more:

1428846567d479b573ee0171c52b9e8f629149c0 Foto Rekor MURI Buka Puasa Terbanyak

14288522668e3ecd815f336c9806bfe2f1c3f10e Foto Rekor MURI Buka Puasa Terbanyak

14288516a03e7624670dd7ba8f516182689ea532 Foto Rekor MURI Buka Puasa Terbanyak

14288546e99ef938a0fe114d848dd7c75d6187fd Foto Rekor MURI Buka Puasa Terbanyak
Bos Museum Rekor Indoenesia (MURI), Jaya Suprana (kiri) memberikan piagam rekor MURI pada perwakilan Jajaran Manajemen Perusahaan Multi Level Marketing (MLM) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (13/8). Acara yang digelar oleh sala satu perusahaan MLM tersebut memecahkan rekor MURI dengan peserta berbuka puasa terbanyak. (FOTO ANTARA/Reza Fitriyanto) Minggu, 14 Agustus 2011 09:49 WIB

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*