Gagal “Login”, 11.943 Guru Gagal Ikuti UKG

Sejumlah guru menunggu kesempatan mengerjakan soal Uji Kompetensi Guru yang harus digarap secara daring (online) di laboratorium komputer SMK Negeri 2 Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (30/7/2012) kemarin. Hingga waktu pengerjaan usai, koneksi jaringan komputer ke server penyedia soal UKG belum dapat dilakukan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik (Kepala BPSDMP-PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Syawal Gultom mengatakan, ada 11.943 peserta Uji Kompetensi Guru (UKG) yang gagal mengikuti ujian. Alasannya, para peserta itu gagal melakukan login ke server pusat karena kode mata pelajarannya tidak sesuai.

“Bagaimana tidak gagal login? Sertifikatnya guru TK, tapi para guru itu berubah menjadi guru SMP atau lainnya,” kata Syawal, Senin (6/8/2012) sore di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Ditegaskan Syawal, data yang dimasukkan untuk menghasilkan delapan digit kode mata pelajaran UKG harus betul-betul akurat. Kode tersebut sifatnya sangat sensitif, login tak akan berhasil jika salah kode satu angka saja.

“Delapan digit kode itu sangat sensitif, salah sedikit maka akan gagal login. Semakin canggih sistem, semakin besar peluang error,” tegasnya.

Sebagai informasi, sampai dengan hari kelima pelaksanaan UKG, Kemdikbud telah selesai menganalisis 289.770 guru peserta dari 369.799 guru yang telah mengikuti UKG. Secara keseluruhan total peserta UKG mencapai 1.006.211 guru. Akan tetapi jumlahnya menyusut menjadi 837.349 guru setelah dilakukan verifikasi. Sampai dengan tadi malam, nilai rata-rata UKG sementara ada di angka 43.84.

Baca Juga :  Menguak Agenda Kunjugan Obama

 

sumber : www.kompas.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*