Gara-gara Listrik Bandara Mati 1,7 detik – 62 Penerbangan Bandara Sukarno-Hatta Ditunda

Sebanyak 62 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tertunda akibat kedipan listrik (flicker) 1,7 detik yang terjadi Jumat (6/8/2010) pukul 04.00 WIB. Peristiwa ini baru pertama kali terjadi di bandara bertaraf internasional itu.

“Kalau penundaan yang banyak ini memang baru pertama kali terjadi,” kata officer in charge (OIC) Bandara Soekarno-Hatta yang enggan disebut namanya saat berbincang dengan detikcom, pukul 16.25 WIB.

Petugas tersebut mengatakan, seluruh terminal baik Terminal I, II, dan III, ada penerbangan baik domestik maupun internasional, yang ditunda. Namun yang paling banyak terjadi di Terminal I.

Maskapai yang mengalami penundaan adalah Sriwijaya Air 10 penerbangan, Garuda 22 penerbangan, Air Asia 4 penerbangan, Batavia Air 9 penerbangan, Lion Air 10 penerbangan, Malaysia Airlines 1 penerbangan, Singapore Airlines 1 penerbangan, Star Air 1 penerbangan, Royal Brunei 1 penerbangan, Garuda Citilink 2 penerbangan, dan Mandala 1 penerbangan.

“Itu data hingga pukul 08.01 WIB, kalau sekarang sudah normal,” katanya.

Petugas itu mengatakan, 37 penerbangan yang tertunda ada di Terminal I. Sementara yang lain tersebar di Terminal II dan III.

Menhub: Bandara Urat Nadi, yang Begini Jangan Terjadi Lagi

Menteri Perhubungan Freddy Numberi sedang berkoordinasi dengan pihak terkait agar tidak terjadi lagi pemadaman listrik di bandara. Kemenhub juga sedang mendata kerugian yang diderita karena pemadaman listrik itu.

“Saya masih tunggu laporan dari Adbandara dan Dirjen (Perhubungan Udara) karena dia harus langsung. Di samping itu dari Angkasa Pura sendiri. Di bandara kita baru kali ini yang saya tahu. Jadi memang kita harus antisipasi terus,” jelas Freddy di Istana Bogor, Bogor, Jumat (6/8/2010).

Baca Juga :  Peringati Hari AIDS Sedunia UGN Bagi-bagi Pita di Jalan

Freddy berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi di masa depan. “Yang begini-beginilah jangan terjadilah. Bandara ini kan urat nadi kita kan. Karena setiap hari ratusan penerbangan yang terjadi,” ujarnya.

“Begitu sekali stuck, diam begitu, banyak sekali yang dirugikan,” imbuh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini.

Sumber: www.detik.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*