GEBRAK TABAGSEL Tuntut DPRD Kota Psp Copot Anggota DPRD Yang Terlibat NARKOBA

GEBRAK TABAGSEL Tuntut DPRD Kota Psp Copot Anggota DPRD Yang Terlibat NARKOBA
GEBRAK TABAGSEL Tuntut DPRD Kota Psp Copot Anggota DPRD Yang Terlibat NARKOBA

Hari ini tanggal 27 Januari 2019 Mahasiswa kota Padangsidimpuan yang menamakan diri (GEBRAK) Gerakan Mahasiswa Bela Rakyat Tabagsel melakukan aksi demo ke Kantor DPRD Kota Padangsimpuan menuntut Badan Kehormatan DPRD kota padangsidimpuan, untuk memecat/mencopot Anggota DPRD Aktip Kota Padangsidimpuan yang terlibat Narkoba yang berinisial FH dari praksi Hanura.

Kasus tersebut bermula dari di tangkapnya anggota DPRD Kota Padangsidimpuan aktip yang berinisial FH di Bandara Kuala Namu , Deli Serdang, Sumut Karena Membawa 2 Buah Bong (Alat Isap Sabu)Pada Hari Selasa (03/09/2019).  Dalam Pengakuanya saat di periksa ia berkata baru pulang dugem dari salah satu tempat hiburan malam di kota medan,dan 2 set alat isap sabu ( Bong ) yang dapat di gunakan FH untuk menggunakan narkotika jenis sabu di lokasi hiburan malam pada Senin (2/9/2019) sekitar pukul 22.00 dan pengakuan nya terpublikasi di media Tribunnews.com Medan Tanggal 4/9/2019.IMG 0344 scaled GEBRAK TABAGSEL Tuntut DPRD Kota Psp Copot Anggota DPRD Yang Terlibat NARKOBA

FH dinyatakan positip menggunakan Narkoba dan di keluarkan surat Rehabilitasi.Dari tangan FH tidak di temukan Narkoba,tetapi setelah di lakukan test urine FH dinyatakan positif menggunakan Narkoba.Dan oleh Polda Sumatra Utara di keluarkan surat rehabilitasi.Setelah di keluarkan nya surat rehabilitasi dari Polda Sumut , maka FH menjalani proses rehabilitasi di salah satu padepokan di padangsidimpuan.

Berdasarkan Fakta-Fakta tersebut kami dari GEBRAK(Gerakan Mahasiswa Bela Rakyat) tabagsel menyatakan:

A. Bahwa FH secara de facto adalah pengguna narkoba.

Baca Juga :  Nelayan Sibolga Temukan Tiga Warga Somalia

B. Bahwa tindakan yang dilakukan oleh FH adalah perbuatan yang tidak terpuji,yang tidak pantas di lakukan oleh seorang wakil rakyat yang menjadi contoh untuk rakyat kota padangsidimpuan.

C. Bahwa seorang Anggota DPRD tidak di perbolehkan menggunakan Narkoba.Hal ini terbukti saat pencalonan Pileg 2019 dan (pileg sebelumnya),bahwa setiap caleg harus menyertakan Surat Keterangan Bebas Narkoba dan Bukan Surat Keterangan Pernah Terpidana Kasus Narkoba, yang dimana artinya seorang Anggota DPRD bukan dan tidak boleh seorang pemakai narkoba, sekalipun belum pernah di pidana terkait narkoba.

D. Bahwa kami meminta Badan Kehormatan DPRD Kota Padangsidimpuan mengambil Tindakan Tegas terhadap perbuatan FH.Walaupun FH juga termasuk Anggota Badan Kehormatan DPRD Kota Padangsidimpuan juga, Namun semua Anggota DPRD Aktif dapat diproses oleh Badan Kehormatan, tampa terkecuali. Kami meminta Badan Kehormatan untuk merekomendasikan pencopotan FH sebagai Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan.

E. Adapun salah satu alasan keterlambatan pernyataan dan pengaduan kami ini karena belum terbentuk nya AKD (Alat Kelengkapan Dewan)DPRD Kota Padngsidimpuan yang baru disyahkan pada 23 Desember 2019.

F. Bahwa kami juga meminta tindakan tegas dari Partai Hanura,Karena pada hari Rabu (4/9/2019)Ketua DPP Hanura Benny Rhamdani mengatakan Kepada Wartawan:..”Bahwa akan mengambil tindakan tegas tidak hanya Pergantian Antar Waktu (PAW)namun pemecatan sebagai Kader Partai.Untuk Mengambil tindakan tersebuat tidak perlu menunggu persidangan,melainkan berdasarkan hasil tes urin,terpublikasi di media detiknews.com,Rabu,)04 september 2019.

Baca Juga :  Pak Bupati, Tolonglah Anak Kami

G. Apabila hal ini tidak di tanggapi,maka kami akan terus melakukan tekanan melalui aksi unjuk rasa dan media,mualai dari tingkat daerah sampai tingkat pusat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*