Gempa di Gunung Toba, Warga Parapat Panik

Gempa di sekitar Danau Toba pada pukul 07.50 WIB, menandai hari pertama Bulan Desember. Menurut Kepala Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Simalungun, Sunardi, pusat gempa tektonik berkekuatan 5,2 SR itu berada di 2,62 LU dan 98,92 BT dengan kedalaman 160 kilomter.

Kabar cepat beredar dan berkembang. Warga parapat yang mendengar kabar tersebut menjadi panik. “Pagi-pagi tadi warga di sini menjadi panik setelah mendengar informasi gempa,” kata Dapot, warga Parapat, kemarin.

Warga Parapat khawatir terhadap gempa susulan dan kemungkinan terjadinya tsunami dari air danau. Padahal getaran gempa hanya terasa di Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Aktivitas di kota pariwisata itu kembali normal setelah beberapa menit tidak ada getaran sedikit pun. “Ditunggu beberapa menit, mereka kembali normal bekerja karena tidak ada merasakan getaran apa pun,” jelas Dapot.

Dapot mengaku, dalam sehari, warga di beberapa sudut Kota Parapat membicarakan gempa tersebut. Katanya, walau tidak ada tanda-tanda berbahaya, namun warga banyak yang khawatir akan adanya gempa-gempa lainnya setelah ini. “Di sini memang aman. Tapi, banyak juga orang yang khawatir manatau ada gempa susulan,” ujar Dapot.

Sedangkan Sunardi memstikan, gempa tersebut bukan merupakan gempa besar dan tidak sampai terasa di wilayah Parapat. Gempa tersebut juga tidak berpotensi tsunami di Danau Toba. (hariansumutpos.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pemilukada Ditunda - Sibolga Diproyeksi Tanpa Paket Wakil Walikota

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*