Gepeng Kembali Menjamur di Kota Padangsidimpuan

PADANGSIDIMPUAN- Sempat menghilang, belakangan ini keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng, red) di Kota padangsidimpuan kembali menjamur pada bulan puasa dan menjelang lebaran. Bahkan para gepeng ini menyebar hampir di seluruh titik persimpangan pusat Kota padangsidimpuan. Mulai dari simpang empat Lampu Merah,tugu salak,pasar sakumpal bonang, dan Pasar Ramadhan halaman bolak. Aktivitas para gepeng meminta uang ini mulai meresahkan masyarakat.

Khususnya para pengendara yang melintas dan pemilik toko di sekitaran Pasar sagumpal bonang. ‘’Kami sangat terganggu. Ketika pembeli sedanng asyik mau belanja, mereka (gepeng, red) menadahkan mangkok plastik meminta uang. Belum diberi uang mereka belum mau pergi. mereka ,’’ kata rahmat nasution, pedagang pakaian bekas ini.

Begitu juga dengan SAUT (25), pemilik toko alat olahraga dan mainan anak-anak di jalan thamrin yang mengaku sangat terganggu dengan keberadaan para gepeng ini. Soalnya para gepeng kerap masuk ke tokonya meminta uang kepada konsumen yang datang. ‘’Kami harap para gepeng ini ditertibkan,’’ pinta SAUT.

Dikonfirmasi Kepala Kantor Satuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota padangsidimpuan sahmadi mengaku sudah melakukan upaya penertiban. Bahkan ketika memasuki bulan Ramadhan, patroli semakin digiatkan. Hanya saja ketika pihaknya patroli para gepeng ini selalu menghilang. Ketika patroli personel Satpol PP bubar, para gepeng kembali beraksi.

‘’Mereka itu (gepeng, red tampaknya benar-benar membaca situasi. Kalau ada petugas kami di lapangan mereka lari. Namun upaya penertiban terhadap gepeng itu akan tetap kami lakukan. Patroli akan kami perketat. Khususnya menjelang Idul Fitri nanti, kami pastikan tidak ada lagi gepeng yang berkeliaran di badan jalan, perempatan atau masuk-masuk ke toko,’’ tegas samadi …

Baca Juga :  Tim Terpadu Paluta Razia Pekat

POSPERA

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*