Gila Bener….. Anggota Dewan Ngemis Jatah 15 M per E

” Nyesal aku pilih mereka kemarin, kerja saja nggak  becus malah minta jatah selangit…. emangnya Negara Ini punya nenek Moyangnya apa…. bayangin aja 15 m per E.. masa sih segitunya wakil rakyat.. nggk ada perdulinya dengan Rakyatnya. “

begitulah Omelan Temanku dipagi ini ketika kami bertemu, sepertinya dia baru saja lihat berita tentang rencana Tuntutan Anggota Dewan kepada Pemerintah sebesar 15 m perorang jika mereka kembali ke daerah Pemilihannya Sangat memilukan sekaligus memalukan memang kelakuan para Anggota Dewan yg tidak lagi layak di sebut terhormat itu. Bukannya berpikir bagaimana agar Rakyatnya makin makmur malah minta Jatah ke pemerintah. jumlahnya Tak tanggung-tanggun, 15 m perorang.  Padahal Terpilihnya mereka sebagai Anggota Dewan merupakan suatu kenikmatan yg sangat membuat orang lain iri. bayangin aja, gaji perbulannya puluhan juta, segala biaya akomodasi di tanggung oleh rakyat. mulai dari perumahan, angkutannya sampai kesehatannya rakyat yg tanggung. trus klo masuk masa sidang jugapenambahan lainnya.

padahal jika kita jujur menilai kinerja anggota Dewan kita, kita akan merasa kecewa. soalnya gaji yg mereka terima dan segala fasilitas yg mereka pakai tidak sebanding dengan kerja mereka. kita sering lihat para anggota dewan tertidur pulas ketika sidangberlangsung, dan ada juga yg ketawa-ketiwi dengan rekan sebelahnya ketika sedang membahas nasib rakyat. Dan parahnya lagi ada yg asik berkomunikasi melalalui handphone ketika pimpinan sidang sedang membacakan agenda sidang. seolah-olah bagi dia agenda sidang itu tak penting. sangat kekanak-kanakan tingkah polah mereka ketika sidang sedang berlangsung.pantas saja Mendiang Gusdur menyebut mereka seperti Anak TK saja.

Berkaitan denganRencana  Tuntutan para Dewan kepada Pemerintah tentang 15 m per E tersebut juga menambah daftar perbuatan tercela mereka. bahkan salah satu Pengamat Parlemen menganggap bahwa tuntutan itu sangat tidak manusiawi dan merupakan suatu kejahatan. bayangin, para wakil rakyat berbuat jahat kepada rakyatnya.pantas saja sang teman tersebut berang dengan kelakuan para anggota Dewan tersebut.

Baca Juga :  Warga Transmigran Ujung Batu Kab. Padang Lawas Minta Tanah Dikembalikan

Aku masih ingat kelanjutan omelannya tersebut, ” kalau begini mending aku tidak ikut pemilu. mending aku GOLPUT saja. Toh pemimpin yg di hasilkan dari pemilu tersebut tidak ada yg becus… selalu saja mementingkan dirinya sendiri dan mengkesampingkan Rakyat.  trus aku ikut nimbrung,”  sebenarnya permasalahannya gimana sih…? “      tanyaku pada dia.” Dengar ni…” sambungnya lagi dengan sedikit emosi.” salah satu penghuni pohon beringin coba mencetuskan ide agar DPR Mengajukan anggaran kepada Pemerintah sebesar 15 m per E jika anggota Dewan tersebut pulang ke daerah pemilihannya. Alasannya, masa cuma para Menteri aja yg kuasai anggaran?  jadi DPR perlu dong turun tangan…. , gitu anggapannya. Cuma yg menjadi masalahnya adalah, kalau memang hanya Menteri yg kuasai anggaran, sebagai wakil rakyat seharusnya mereka punya hak untuk memberikan teguran kepada Pemerintah. Inil malah minta jatah… itu sama saja dengan copet teriak jambret dong… ” jelasnya dengan sungguh-sungguh. Aku yang hanya mendengar hanya angguk-anggukan kepala. Membenarkan di dalam hati apa dikatakannya. ” apa yg bisa kita perbuat, kita hanyalah rakyat kecil yg tidak punya pengaruh.” aku berkata pelan sambil melirik padanya membaca rona wajahnya. “  iya sih, kita memang tidak bisa berbuat apa-apa selain hanya menonton tingkah polah mereka. Tapi kita harus niatkan, bahwa pemilu yg akan datang lebih cerdas lagi. jika calon yg ini masih mengajukan diri lagi pada pemilu yg akan datang buat apa pilih dia, bisa saja jika dia terpilih lagi malah akan minta yg lebih gila lagi pada Pemerintah “

Baca Juga :  HASIL QUICK COUNT PILPRES 2014: Muhaimin Iskandar Prediksi Jokowi-JK Raih 60%

Lagi-lagi aku harus membenarkan walaupun hanya dalan hati apa yg di katakan teman ini.Bahwa memang cukuplah sampai di sini kita salah pilih wakil kita. untuk kedepannya agar lebih kritis dan tidak mudah termakan janji-janji pada saat kampanye.  Trus sekarang tergantung Pemerintah, apakah lebih mengedepankan wakil rakyat yg tak merakyat atau rakyat yg sedang melarat. semoga Pemerintah tidak salah ambil arah walaupun nantinya akibatnya sangat parah bagi pemerintah karena berlawanan dengan para penghuni gedung nan megah. Tempat bersemayam para anggota  DPR.

” Sudahlah Friend, apapun cerita kita harus kerja. gk usah terlalu di bahas soal itu. yg penting sekarang adalah bagaimana cara kita agar enak makan juga enak tidur tanpa perut melilit. ” sambil berdiri aku tarik tangannya menyudahi obrolan orang kecil tentang orang-orang besar ini.

Sumber: http://fendipasaribu.wordpress.com/2010/06/06/gila-bener-anggota-dewan-ngemis-jatah-15-m-per-e/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*