Google: Selamat Tinggal JavaScript

dart

KOMPAS.com – Google merilis sebuah bahasa pemrograman baru, Dart, yang digadang sebagai pengganti JavaScript. Pengumuman kemunculan bahasa baru ini dilakukan oleh Lars Bak, software engineer Google di blognya (10/10/2011).

Dart merupakan bahasa pemrograman object oriented yang dirancang Google untuk memudahkan pekerjaan para developer web dalam membangun aplikasi yang berbasis web. Misi Google untuk Dart adalah menggantikan JavaScript yang dianggap kurang fleksibel untuk pemrograman web.

Para developer yang terbiasa coding menggunakan JavaScript pasti tidak asing dengan struktur bahasa yang dimiliki Dart. Ini merupakan daya tarik bagi developer untuk beralih ke bahasa pemrograman baru ini.   Kelebihan lain Dart, kode bahasa Dart dapat di-compile ke kode bahasa Java. Sehingga aplikasi yang dibangun di Dart dapat dijalankan di hampir seluruh browser, begitu juga di perangkat mobile yang mendukung JavaScript.

Dengan segala kelebihannya ini, tinggal bagaimana Google meyakinkan para developer untuk beralih ke Dart. “Kita sedang membicarakan Java yang telah ada selama 15 tahun, lengkap dengan segala tools, pemikiran, dan segudang aplikasinya,” ujar Jason Levitt, seorang konsultan software yang juga mantan technology evangelistYahoo.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  WordPress.com "Tewas" Gara-gara Serangan DDoS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*