Gordang Sambilan & Tortor Bakal Tampil di Palembang – Festival Keraton Nusantara VII

9+drums+200+dpi Gordang Sambilan & Tortor Bakal Tampil di Palembang Festival Keraton Nusantara VII
Gordang Sambilan (google)

Istana Tunggal Bosar Kesultanan Dasa Nawalu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) direncanakan menghadiri undangan Festival Keraton Nusantara VII, pada Jumat (26/11) sampai Minggu (28/11), di Benteng Kuto Besak, Palembang. Di sana, tarian tortor dan alat musik gordang sambilan bakal mejeng alias ditampilkan.

Patuan Bona Bulu mewakili Istana Tunggang Bosar di Janji Mauli Muara Tais, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapsel, mengatakan, rombongan dari Istana Tunggang Bosar akan berangkat Rabu (24/11).

Dan yang akan berangkat adalah putra mahkota Istana Tunggang Bosar, Patuan Batara Dikalasan dan Marahamin Harahap gelar Tongku Bangun Batari bersama Namora Endang Bonaharto, Naduma Raden Ayu Ispudiastari, Nurintan Gelar Donggur Maria Bulan, Fachrurozi Hasibuan gelar Baginda Haholongan Mangaloksa, Patuan Banggor, dan dirinya sebagai ketua tim rombongan.

Patuan Bona Bulu menambahkan, kegiatan di Festival Keraton Nusantara VII sesuai undangan yang sampai ke pihaknya berupa atraksi kesenian di Griya Agung Palembang atau di Rumah Dinas Gubernur Palembang, parade kirab agung, musyawarah besar atau dialog budaya raja, sultan, pelingsir, panembahan dan pemangku adat, pameran di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II dan lainnya.

Dalam musyawarah besar nantinya, sambung Patuan Bona Bulu, akan membahas peran keraton dan lembaga adat dalam memperkokoh ketahanan budaya bangsa, deklarasi persaudaraan raja atau sultan dan lembaga adat nusantara menjadi wadah tunggal yang bernama Persaudaraan Raja/Sultan dan Lembaga Adat Nusantara.

Baca Juga :  Perempuan Strategis Memelihara Lingkungan

Lalu, pembentukan koperasi Persaudaraan Raja/Sultan dan Lembaga Adat Nusantara sekaligus penentuan tuan rumah pelaksanaan Festival Keraton Persaudaraan Raja/Sultan dan Lembaga Adat Nusantara tahun 2012.

“Kita menghadiri undangan ini untuk melanjutkan cita-cita almarhum Sultan H Baharuddin Harahap dalam melestarikan nilai-nilai adat budaya Tabagsel di kancah Nusantara hingga di kenal ke luar negeri,” ungkap Patuan Bona Bulu, Minggu (21/11).

Nantinya, lanjut Patuan Bona Bulu, di acara Festival Keraton Nusantara VII, Istana Tunggang Bosar akan mementaskan tortor Naposo Nauli Bulung (NNB) yang anggotanya siswa Pesantren Modern H Baharuddin Harahap, gordang sambilan yang berasal dari Madina, menyajikan masakan khas Padang Bolak, yakni holat dan juga masakan sayur khas daerah kita, silalat atau bulung gadung na diduda (daun ubi tumbuk, red).

“Harapan Istana Tunggang Bosar menghadiri Festival Keraton Nusantara VII tahun ini, bisa melestarikan nilai adat dan budaya daerah, memperkenalkan adat dan budaya daerah ke Nusantara hingga ke mancanegara. Kita juga berusaha agar didukung pemerintah daerah menjadi tuan rumah Festival Keraton Nusantara di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*