Gubernur Jateng: Tindak Tegas yang Menolak Hormat Terhadap Bendera Merah Putih

SEMARANG–MICOM; Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meminta sejumlah sekolah serta guru di Kabupaten Karanganyar yang menolak menghormati bendera Merah Putih segera ditindak tegas, agar permasalahan ini tidak semakin berkembang.

“Kalau hidup di Indonesia bukan seperti itu caranya, apalagi ini dilakukan guru yang seharusnya ‘digugu’ dan ditiru,” kata gubernur di Semarang, Kamis (9/6).

Menurut dia, sebagai Bangsa Indonesia, maka bendera Merah Putih, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus dijaga. “Kita ini hidup dan mati untuk Indonesia, jangan meniru di mana-mana,” tegasnya.

Terlebih lagi, ia menuturkan, para guru tersebut jangan mengajarkan hal yang bukan-bukan kepada muridnya. “Hal-hal semacam ini jangan sampai ditumbuhkembangkan.”

Sebelumnya, dua sekolah di Kabupaten Karanganyar, Sekolah Menengah Pertama Al Irsyad dan Sekolah Dasar Albani melarang siswanya memberi hormat kepada Bendera Merah Putih. Selain itu, terdapat pula sejumlah pegawai negeri sipil yang bekerja sebagai guru di sejumlah sekolah di kabupaten itu juga melakukan hal sama.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama sejumlah pihak terkait telah mengupayakan pembinaan terhadap sejumlah sekolah dan guru bermasalah tersebut. (Ant/rj/OL-12)

mediaindonesia.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*