Gubsu : Jadikan Ramadhan Mensucikan Hati

Gubsu Dato’ Seri H Syamsul Arifin SE mengajak semua pihak khususnya Ummat Islam menjadikan Ramadhan sebagai sarana mensucikan hati, pikiran dan perbuatan serta memperkokoh silaturrahim, persaudaraan membangun Sumut yang maju, sejahtera dan Religius.

Hal tersebut dikemukakan Gubsu kepada wartawan di ruang kerjanya kemarin sehubungan menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadhan 1431 H.

Didampingi Kadis Kominfo Sumut Drs H Eddy Syofian MAP Gubsu berharap Ramadhan ini dapat menyuburkan benih-benih persaudaraan yang kemudian mempertebal perasaan cinta yang dengannya kita dapat melangkah secara beriringan. “Mungkin ada di antara kita, benih-benih persaudaraan itu mengalami erosi atau digerogoti hama berupa rasa benci atau saling tidak menghormati,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya pada bulan yang mulia ini, seiring menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadhan mari kita mengikhlaskan hati dan perasaan kita agar dapat secara terbuka meminta maaf dan memberi maaf kepada saudara-saudara kita. “Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk melebur dosa dan kesalahan kita menuju relung-relung kebahagian yang hakiki,” katanya.

Ibadah Puasa dengan fungsi utamanya mengekang hawa nafsu, lanjutnya amat penting untuk membangun kehidupan yang penuh kesucian yaitu suatu kehidupan yang membebaskan manusia dari hawa nafsu kehidupan. Puasa diharapkan dapat membangun kemuliaan manusia dan meningkatkan kualitas keimanaan dan keilmuaan serta amal saleh.

Oleh sebab itu, diharapkan Ibadah Puasa itu dapat membawa dampak positif terhadap masyarakat luas. Ibadah Puasa dapat mendidik umat memiliki jiwa yang penuh kebajikan, empati, solidaritas dan jujur dalam menyikapi suatu permasalahan yang dilandasi dengan rasa kasih sayang.

Baca Juga :  PSSI Sumut Terancam Tanpa Suara

Puasa diharapkan juga sebagai salah satu prasarana untuk membangun bangsa demi kebahagiaan rakyat. Kebahagiaan dan kedamaian rakyat itu pula yang menjadi prasyarat bagi keutuhan bangsa.

Dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1431 Hijriah ini, Gubsu menyampaikan pesan dan harapan kepada masyarakat yakni mari kita semarakkan Masjid, Mushollah dan Langgar-langgar selama Bulan Suci Ramadhan dan mengisinya dengan kegiatan-kegiatan ibadah dan Sholat Tarawih, serta perbanyak wakaf, infaq dan sedekah untuk memakmurkan Masjid dan membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkannya.

Gubsu menghimbau kepada masyarakat non-Muslim agar menjaga toleransi dan kerukunan, saling menghormati dan menjaga kondusifitas tempat tinggal masing-masing, sehingga Ummat Islam dapat mejalankan Puasa dan Ibadah Sunah lainnya dengan khusyuk.
Kepada aparat kepolisian diharapkan agar selalu memberikan suasana sejuk, aman dan damai di tengah masyarakat sehingga kegiatan keagamaan di daerah ini dapat berjalan lebih baik dan kepada pengelola tempat-tempat hiburan malam diingatkan agar menghentikan segala aktivitasnya pada saat Bulan Ramadhan supaya Ummat Muslim bisa menjalankan ibadahnya dengan khusuk.

Oleh sebab itu, semua komponen masyarakat Sumut diajak bersikap tulus dan jujur. Karena kejujuran adalah perwujudan sikap takwa yang menjadi pangkal dari moralitas. Kejujuran dan pengabdian dalam membangun kebahagiaan rakyat sesungguhnya merupakan manifestasi dari ciri-ciri orang yang bertakwa. Karena ketakwaan itu akan menghantarkan anggota masyarakat untuk saling cinta dan berkasih sayang saling memaafkan dan saling tolong menolong. ***

Baca Juga :  Mereka Bicara Sumut Empat Tahun ke Depan

Sumber: www.inimedanbung.com/node/7133

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*