Gubsu: Waspadai sentimen etnosentris jelang pilkada

WASPADA ONLINE

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin, mengisyaratkan semacam ’warning’, khususnya kepada para pemuka adat dan tokoh masyarakat agar mewaspadai dan mengantisipasi secara dini kemungkinan mencuatnya sentimen lokal bersifat etnis, atau etnosentris yang mengarah kepada unsur-unsur primordialisme menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) di sejumlah kabupaten/kota tahun ini.

”Sentimen lokal perlu kita sikapi secara arif, sehingga tidak mengarah kepada nasionalisme lokal dalam arti sempit, apalagi menuju etno-sentris,” ujarnya melalui kepala Dinas Kominfo Sumut, Eddy Syofian, tadi sore.

Diingatkan secara kebetulan beberapa daerah etnis di Sumut sama dan sebangun dengan batas geografisnya sehingga harus disikapi secara arif.

Menghadapi pilkada, katanya, hendaklah mengedepankan persatuan dan kesatuan dan jangan terpancing kepada hal-hal bersifat primordialisme atau etnosentris dalam arti sempit, melainkan menggunakan hati nurani secara baik berdasarkan faktor-faktor objektif dan rasional.

Hal itu patut dihayati para pemangku kerukunan etnis di Sumut. ”Saya yakin betul bahwa pemuka adat mampu memberikan penyadaran kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya secara benar berdasarkan orientasi, visi dan program, sekaligus membentuk pola pikir objektif dan rasional masyarakat, agar tidak terjebak dalam jargon-jargon yang dapat mengusik unsur-unsur SARA,” ujarnya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Ratusan Warga Desa Humbang Hadang Mobil PT SorikMas Mining

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*