Gunakan Dana Desa – Purba Baru Bangun Jalan Sentra Produksi

Panyabungan. Warga Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalokasikan dana desa tahun anggaran (TA) 2016 untuk pembangunan jalan rabat beton menuju sentral produksi.

Hal itu dikatakan Kepala Desa Purba Baru M Nasir Batubara kepada wartawan, Kamis (25/8). Katanya, sesuai hasil musyawarah bersama dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat untuk desa yang dipimpinnya dialokasikan untuk pembangunan fisik di dua titik ruas jalan yaitu jalan rabat beton menuju sentra produksi dan jalan rabat beton pemukiman.

“Kegiatan pemberdayaan disamping pemberantasan hama jenis monyet dan tupai. Juga mengadakan penyuluhan kepada Naposo Nauli Bulung, dalam peningkatan skill kaum ibu dan beberapa kegiatan lainnya,” sebut Nasir.

“Semua kegiatan yang kita laksanakan dengan sumber dana desa ini, masyarakat berkesempatan bukan hanya menjadi pelaksana pembangunan, malah juga terlibat dalam perencanaannya. Karena apapun juga kita perbuat di sini bukan untuk siapa-siapa melainkan untuk kita masyarakat desa ini,” ujarnya.

Sekretaris Desa Somad menambahkan kegiatan yang mereka laksanakan pada tahap pertama, pembangunan rabat beton menuju sentra produksi lebih kurang sepanjang 500 meter dengan tujuan untuk mempermudah masyarakat mencari nafkah dan mengangkut hasil perkebunannya. “Kegiatan yang kita laksanakan tidak ada kendala, masyarakat saling mendukung dan terlibat dalam kegiatan sebagai pekerja 18 orang/hari dengan sistem ship. Sehingga masyarakat tertolong dengan mendapatkan upah sesuai ketentuan,” jelasnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Desak Pembatalan Pelantikan Ali Sutan Jadi Bupati Palas

Terpisah, Camat Lembah Sorik Marapi Aspan menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pemerintah pusat yang telah memprogramkan dana desa yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan desa. (zamharir rangkuti)

Sumber : medanbisnisdaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*