Gunung Sinabung Meletus Lagi, Dan Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

MELETUS LAGI - Gunung Sinabung kembali meletus dan mengeluarkan debu vulkanik

KABANJAHE – Untuk ketiga kalinya, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus. Letusan yang terjadi pada Jumat (3/9/2010) sekitar pukul 04.30 WIB, merupakan yang terkuat dibandingkan dua letusan sebelumnya yang terjadi beberapa waktu lalu. Ratusan warga yang sedang tertidur terlihat panik dan sontak mengungsi.

Sebelum letusan terdengar bunyi gemuruh yang kuat. Abu yang keluar dari mulut gunung Sinabung mencapai ribuan meter.

Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung memang mulai meningkat sejak Kamis malam. Warga juga sudah diungsikan sejak kemarin malam.

Pada Kamis (2/9) kemarin, sejumlah masyarakat yang berada di sekitar kaki Gunung Sinabung melakukan ritual menolak bencana. Mereka memberikan sesajen dan doa kepada arwah leluhur yang mereka yakini sebagai penjaga Gunung Sinabung di Desa Sukanalu.

Ritual ini biasa dilakukan masyarakat Karo sebagai adat untuk doa bagi leluhur yang menjaga Gunung Sinabung.

Sementara itu, pada Senin (30/8) lalu, Bupati Karo DD Sinulingga mengatakan bahwa kondisi Gunung Sinabung sudah aman. DD Sinulingga yang didampingi Tim Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan lapangan yang berada di Desa Sukanalu Kecamatan Naman Teran pasca letusan Senin (30/08/2010) pukul 06.30 WIB, disimpulkan bahwa potensi tekanan ledakan di perut Sinabung semakin berkurang.

“Telah tercipta kawah baru yang biasanya bermakna merupakan akhir dari letusan gunung berapi,” kata DD Sinulingga.

Pasca letusan ketiga Gunung Sinabung, Jumat (3/9/2010) sekitar pukul 04.30 WIB, seluruh penduduk di daerah rawan I bencana, seperti Desa Suka Nebi dan Desa Suka Nalu serta Desa Guru Kinayan telah dievakuasi.

Baca Juga :  DPO Korupsi Sekwan Gunungsitoli Diringkus di Tasikmalaya

Warga di Radius 6 Km Sudah Dievakuasi ke Posko

Selamatkan Diri - Sejumlah warga menyelamatkan diri saat terjadinya letusan Gunung Sinabung untuk ketiga kalinya di Karo,Jumat (3/9).

Seorang wartawan dari kantor berita asing, Hotli Simanjuntak yang dihubungi Tribun dari Medan mengatakan sebelumnya, ratusan warga sudah kembali ke rumah masing-masing, setelah tiga Gunung Sinabung tidak menunjukkan peningkatan aktivitas.

PVMBG menetapkan 10 desa di kaki Gunung Sinabung yang berada enam kilometer dari kawah aktif Gunung Sinabung sebagai daerah rawan I. Yakni Desa Sukanalu Teran,  Singgarang-garang,  Bekeran, Simacem, Suka Meraih, Kuta Gunung, Gamber, Kuta Rakyat, Kuta Mbelin, Naman, Kebayaken.

Hotli mengatakan saat ini Gunung Sinabung kembali tenang, meski tertutup oleh asap dan kabut yang tebal.

”Puncak Gunung Sinabung tidak dapat terlihat dengan jelas, asap dan kabut yang tebal masih menutupinya. Tambah lagi,  angin yang begitu kencang belum berhenti sejak tadi malam “ katanya saat dihubungi hari ini.

Hotli bersama dengan rekan rekan jurnalis lainnya, saat ini sedang berkeliling mengitari desa desa yang mengitari Gunung Sinabung untuk memantau kondisi Gunung Tersebut.

Sebelumnya belasan wartawan kocar kacir menyelamatkan diri setelah mendapat peringatan dari PVMBG tentang peningkatan aktivitas Gunung Sinabung, Kamis malam.

Vulkanologi Infokan Peningkatan Aktivitas Sinabung Kamis Malam

Sejumlah warga yang sudah pulang ke rumah masing-masing di kaki Gunung Sinabung, kembali ke posko pengungsi, setelah gunung ini kembali meletus, Jumat (3/9/2010) sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca Juga :  Inilah Kab/Kota yang Tergabung di Pecahan Sumut

Warga yang panik berlarian mendengar letusan ketiga, dan merupakan letusan terdahsyat dari dua letusan sebelumnya.

Sebenarnya, Pusat Vulkologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sudah memantau peningkatan aktivitas Gunung Sinabung pukul 19.30. Informasi ini sudah disampaikan kepada warga melalui SMS termasuk belasan wartawan yang berada di kaki Gunung Sinabung.

”Semua warga agar tidak berada di dekat Gunung Sinabung, karena tremor vulkanik  terus menerus dengan energi yang semakin membesar sejak pukul  19.30 WIB. Saya cemas akan diikuti letusan,” ujar PVMBG dalam SMS tersebut.

Sebagian warga yang menerima SMS tersebut langsung mengungsi ke posko.   Dan pada pukul 4.30 pagi, Gunung Sinabung benar-benar menyemburkan debu vulkanik untuk yang ketiga kalinya sejak Sabtu pekan lalu.

Sumber: http://www.tribun-medan.com/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*