Gunung Sinabung Naik Status Menjadi Awas

EVAKUASI: Warga Desa Tiga Pancur Kecamatan Simpang Empat, di radius 7 km jalur luncuran awan panas di evakuasi, Rabu (3/6). (Analisa/didik sastra)

Karo,Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), sejak 2 Juni 2015 pukul 23.00 WIB meningkatkan status Gunung Sinabung naik dari Level III (Siaga) menjadi level IV (awas). Hal ini memaksa 1.500 KK warga diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Kubah lava di puncak terus mengalami pertumbuhan, volume kubah semakin membesar dua kali lipat dari sebelumnya di perkirakan capai 3000 kubik. Cenderung  tidak stabil sehingga berpotensi terjadi guguran lava vijar, aliran lava dan awan panas capai radius 5 hingga 7 km.

Teramati aktivitas Gunung Sinabung Rabu (3/6) pukul 06.00-12.00 beberapa kali mengalami gempa.  Terekam 35 kali gempa guguran durasi 160 detik, empat kali gempa low frequency durasi 20 detik, lima gempa hybrid durasi 15 detik, dua kali gempa vulkanik durasi 11 detik, ungkap Kepala Pos PVMBG Armen Putra kepada Analisa di kantornya Jalan Desa Ndokum Seroga Kecamatan Simpang Empat.

Secara visual teramati  fluks gas SO2 dalam satu minggu terakhir menunjukan relatif kecil atau setara 300 ton perhari, sedangkan parameter kimia air panas periode ini menunjukan perubahan.

Potensi bahaya,  erupsi bersifat eksplosif mengancam arah selatan-tenggara gunung, arealnya mulai Jalan Raya Pejumaan Batu Kijan Simpang Empat, Sibintun, Jembatan Lau Benuken Tiga Pancur, Warung Ojo Lali Tiga Pancur, Simpang Beganding dan sektor tenggara-timur Desa Bekerah, Simacem, kata Armen Putra.

Ancaman lain, alterasi cukup kuat memungkinkan akan memperlemah stabilitas lereng bagian utara dan potensi menimbulkan longsor, banjir bandang pada waktu musim penghujan. Terjadinya banjir lahar juga cukup intens bila musim penghujan.

Baca Juga :  Warga: Ini Adalah Letusan Gunung Sinabung Paling Dahsyat

Berdasarkan data pengamatan visual dan instrumental serta potensi bahaya, PVMBG resmi nyatakan Gunung Sinabung  sampai 3 Juni 2015 Pukul 12.00, naik dari status siaga menjadi  awas.

Rekomendasi PVMBG sehubung status Sinabung naik level, masyarakat, wisatawan di larang mendekati zona radius 5 hingga 7 km jalur luncuran awan panas, aliran lava Gunung Sinabung.

Evakuasi

Masyarakat di sektor radius 7 km selatan tenggara gunung, yakni Pasar Pinter Gurukinayan, Simpang Empat Sibintun Kecamatan Payung,  Tiga Pancur, Tigabogor, Pintu Besi Kecamatan Simpang Empat harus dievakuasi ke lokasi aman.

Kepada masyarakat terdampak diimbau memakai masker bila keluar rumah, amankan sarana air bersih dari jatuhan abu vulkanik supaya tidak terkontaminasi zat berbahaya yang terkandung dalam material vulkanik.

Evakuasi

Sementara evakuasi dilakukan BPBD Karo bekerjasama dengan TNI AD. Polri mendata  1500 KK masyarakat dari radius 7 km telah di evakuasi dan dikumpulkan di satu titik yakni Pendopo  Bupati Jalan Veteran Kabanjahe.

Selanjutnya masyarakat yang dievakuasi titik posko pengungsian yakni  di Paroki Gereja Katolik Jalan Irian Kabanjahe, kata Sekretaris BPBD Jhonson Tarigan.

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi Drs Edi Prasodjo, M.Sc melalui petugas Pengamatan Gunung Api Sinabung Arif Cahyo Purnomo di Ndokum Siroga Simpang Empat, mengatakan, berdasarkan data pengamatan visual dan instrumental yang menunjukkan trend peningkatan serta potensi ancaman bahaya, Gunung Sinabung sejak 2 Juni 2015 pukul 23.00  tingkat aktivitas  dinaikkan dari Siaga (level (III)  menjadi Awas (level IV).

Baca Juga :  Kelulusan UN SMP Sumut Capai 99,99 Persen

Dikatakannya, erupsi Sinabung bersifat eksplosif masih berpotensi terjadi ancamannya pada radius 3 km, namun ancaman abu erupsi dapat mencapai lebih dari 3 km, karena tergantung arah dan kekuatan angin.

Bila kejadian awan panas  menunjukkan peningkatan frekuensi kejadian dan atau adanya peningkatan ancaman awan panas ke sektor selatan-tenggara Gunung Sinabung, agar dilakukan penutupan akses jalan mulai dari Jalan Raya Simpang Gurukinayan-Simpang Sibintun- Jembatan Lau Banuken Tiga Pancur- Ojo Lali-Tiga Pancur- Simpang Beganding dan perjumaan Tiga Bogor.

Untuk itu katanya, bila tedapat potensi rentetan kejadian awan panas seperti tersebut, juga diikuti erupsi eksplosif (letusan), masyarakat di Desa Jeraya, Mardinding, Sukanalu, Sigarang-garang, Kutagugung, Lau Kawar, agar dievakuasi ke tempat yang aman.

“Diimbau agar masyarakat di sekitarnya  agar tetap tenang tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Sinabung, dan senantiasa mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten Karo,” pungkasnya. (dik/ps)


ANALISADAILY.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*