Guru se Madina Berharap Dana Sertifikasi Dibayarkan

Kalangan guru – guru di Kabupaten Mandailing Natal berharap agar pihak Dinas Pendidikan Mandailing Natal untuk segera mencairkan dana sertifikasi yang merupakan hak mereka dan berharap agar pencairannya jangan lagi terjadi pemotongan dengan dalih sebagai bantuan ataupun

biaya administrasi seperti yang terjadi pada pencairan insentif guru baik dari Gubernur maunpun insentif fungsional yang berasal dari pusat.

Demikian dikatakan beberapa guru yang telah sertifikasi kepada wartawan, Jum’at (15/10),dan dikatakan mereka sangat bingung tentang proses pencairan insentif.

“Kita pernah disampaikan agar nomor rekening ditukar dari Bank BRI ke Bank Sumut karena akan cair dana sertifikasi namun sampai saat ini tak kunjun juga dibayarkan padahal sejumlah Kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara telah mencairkan sertifikasi guru pada beberapa waktu yang alalu sedangkan di Madina belum ada,” kata salah seorang guru yang mengaku Boru Nasution.

Malah ia berharap agar pihak Dinas pendidikan madina untuk memberikan jadwal yang pasti dalam pencairan dana sertifikasi yang merupakan hak mereka dan malah mereka menduga bahwa dana sertifikasi tersebut saat ini sudah ada pada Dinas Keuangan dan asset pemkab Madina.

Sementara itu Kadis Pendidikan Madina Musaddad Daulay kepada wartawan, jum’at (15/10) diruang kerjanya menyampaikan pihaknya dalam waktu dekat akan segera mencairkan dana sertifikasi bagi guru – guru yang berhak menerimanya. “Prosesnya saat ini sedang berlangsung dan kia pastikan pencairan dalam waktu dekat”, kata Musaddad.

Baca Juga :  Kapolri Instruksikan Tembak Pembakar Hutan Riau

Ia menegaskan pencairan dana sertifikasi ini tidak ada istilah pemotongan dan ia sudah ingatkan anggotanya.”saya telah mengeluarkan surat sampai kepada Kepala – kepala sekolah bahwa tidak ada pemotongan dan sertifikasi dengan dalih apapun, dan siapa nanti yang melakukan pemotongan ataupun yang lainnya maka tanggung sendiri akibatnya jangan lempar tanggung jawab kepada Kepala Dinas,” kata Musaddad.

Terlambatnya Proses Pencairan diakui oleh Musaddad akibat proses administrasi yang cukup panjang sehingga mengalami keterlambatan dalam pencairan. “Prosesnya kan panjang kita harus mengumpulkan data – data guru yang telah sertifikasi selanjutnya kita kirim,jadi tidak ada niat kita untuk menahan – nahan dana sertifikasi dari guru – guru kita,” ungkap Musaddad.

Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=72901:guru-se-madina-berharap-dana-sertifikasi-dibayarkan&catid=51:umum&Itemid=31

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*