H-7 Jalan Aek Latong Rampung Diperbaiki

(Analisa/hairul iman hasibuan) Anggota Komisi V DPR RI Ir Ali Wongso Sinaga bersama Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M Pasaribu, Kepala Satker UPT Badan Jalan dan Jembatan Nasional Wilayah I Sumatera Utara, Kakan Lingkungan Hidup Tapsel Awaluddin Sibarani, Kabag Humas Ahmad Fauzi serta sejumlah unsur Muspika saat meninjau kondisi terakhir jalan negara Aek Latong di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (2/7).

P. Sidimpuan, (Analisa). Anggota Komisi V DPR RI Ir Ali Wongso Sinaga bersama Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Syahrul M Pasaribu meninjau kondisi terakhir jalan negara Aek Latong di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (2/7).

Turut bersama rombongan, Kadis PU Tapsel Syahril, Kepala Satker UPT Badan Jalan dan Jembatan Nasional Wilayah I Sumatera Utara Bambang, Kakan Lingkungan Hidup Tapsel Awaluddin Sibarani, Kabag Humas Ahmad Fauzi serta sejumlah unsur Muspika.

Ali Wongso Sinaga kepada Analisa di sela-sela tinjauan di kawasan aek latong mengungkapkan, kehadirannya di aek latong untuk melihat langsung kondisi terkini perbaikan jalan pascainsiden jatuhnya bus ALS yang menewaskan 19 penumpang tersebut.

“Selain memenuhi undangan Bupati Tapsel, kehadiran saya untuk melihat langsung perkembangan perbaikan jalan aek latong jelang lebaran,” ungkapnya.

Dikatakan, sebagai satu-satunya putra Sumatera Utara yang ada di komisi V membidangi infrastruktur jalan nasional dirinya terus berupaya mendesak pemerintah pusat untuk segera melakukan perbaikian jalan di aek latong. “Memang kawasan ini bukan daerah pemilihan saya, namun sebagai putra daerah saya terpanggil untuk membantu percepatan perbaikan jalan negara aek latong ini,” katanya.

Diharapkannya, paling lama H-7 lebaran perbaikan jalan aek latong dapat diselesaikan sehingga masyarakat yang hendak mudik dapat lebih menikmati perjalanan dengan aman, tertib dan lancar. “Jika perlu pekerjanya dua shift, agar sebelum H-7 perbaikan jalan Aek Latong ini selesai dikerjakan,” imbuhnya.

Baca Juga :  6 Peserta Seleksi 2009 Tuntut Diangkat jadi CPNS

Satker UPT Badan jalan dan Jembatan Nasional Wilayah I Sumatera Utara Bambang mengatakan, perbaikan jalan nasional Aek Latong dilakukan dengan dua tahap yaitu jangka pendek dan panjang.

Jangka pendek yaitu perbaikan jalan sepanjang 1,1 Km di kawasan terparah Aek Latong. “Perbaikan jalan ini ditargetkan paling lama selesai H-7 lebaran, “katanya.

Sedangkan, untuk jangka panjang dimaksudkan agar jalan patahan Aek Latong bisa digunakan sampai rekonstruksi jalan baru selesai pada Desember 2012 mendatang.

Disinggung mengenai jumlah dana yang dikucurkan untuk pembangunan jalan nasional aek latong tersebut Bambang mengatakan, secara total dana pemeliharaan jalan dari Sipirok hingga perbatasan Tapsel-Taput sekitar Rp700 juta.

“Dana itu diperoleh dari dana-dana sisa pembangunan di daerah lain. Menimbang kondisi perbaikan yang cukup mendesak di Aek Latong, maka terpaksa sisa-sisa dana proyek nasional untuk daerah lain dialihkan ke Aek Latong, “terangnya.

BBM

Disinggung mengenai kendala di lapangan yang dihadapi Bambang mengungkapkan, jika kendala yang paling berat adalah persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan alat berat. “Terkadang alat berat kita tidak dapat beroperasi akibat ketiadaan minyak. Sedangkan kendala lainnya hanya kondisi cuaca hujan,” ungkapnya.

Diharapkannya, Pemkab Tapsel bersama unsur Muspida dapat membantu kelancaran perbaikan jalan Aek Latong ini sehingga target H-7 dapat tercapai dan masyarakat bisa melakukan mudik dengan lancar.

Baca Juga :  Pujakesuma Di Padangsidimpuan dan Tapsel Ajak Warga Sukseskan Program Pemerintah

Terpisah Bupati Tapsel mengungkapkan, apresiasi tinggi dan terimaksih atas kunjungan anggota Komi V DPR RI ke jalan nasional Aek Latong. “Kunjungan ini sangat bernilai besar bagi kami dalam usaha memperbaiki jalan yang telah banyak memakan korban ini,” katanya.

Pantauan Analisa, kondisi Aek Latong H-28 lebaran sudah mulai lebih baik dari sebelumnya. Kubangan-kubangan yang tadinya menghiasi badan jalan sudah mulai tidak terlihat. Sedangkan di pinggir telaga yang telah memakan korban puluhan nyawa itu, juga telah ditimbun dengan tanah dan bebatuan.

Saat ini, perbaikan sudah memasuki pengerasan tanah timbunan serta pemasangan arus listrik dikawasan Aek Latong. “H-7 tidak akan ada lagi terlihat kubangan dibadan jalan dan kawasan ini juga akan terang, “katanya. (hih)

analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*