Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Tetap

Padangsidimpuan,  Meski pemerintah pusat resmi menurun­kan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), na­mun tarif angkutan umum di Kota Pa­dang­sidimpuan masih tetap tinggi.

Pantauan Analisa, Rabu (21/1), tarif angkutan taksi jurusan P.Sidimpuan-Medan masih tetap Rp170 ribu/orang padahal per 18 November 2014 hanya Rp140 ribu/orang.

Demikian halnya, taksi ber­bagai merek jenis L-300 dan lainnya. Tarif angkutan yang masih tinggi juga masih diberlakukan bus angkutan antarprovinsi seperti Padang Bolak dan Batang Pane tipe excecutive royal class full AC dengan jenis kenderan Mer­cedez Benz.Ongkos P. Sidimpuan-Medan mencapai Rp.200.000/orang, sedangkan sebelumnya di bawah Rp. 200.­000/orang.

Sementara tarif angkot untuk beberapa jurusan berpariatif seperti dari terminal Palampat-Padang Matinggi tetap Rp.3000.

Sedangkan jurusan lainnya seperti Jalan Kenanga-Pasar turun dari 2000 menjadi Rp 1000.

Menurut seorang pe­ngusaha angkutan umum, Ibra­him, belum turunnya tarif itu akibat harga suku cadang kenda­raan yang masih tinggi.

Selain itu katanya, belum ada keputusan yang jelas tentang standar tarif angkutan baru dari pihak terkait.

Sementara itu, Rani (25) mahasiswa salah satu perguruan tinggi di P. Sidimpuan me­ngaku, kecewa atas sikap tidak terpuji para sopir angkutan umum.

“Harusnya para supir bersikap profesio­nal jangan kalau harga BBM naik cepat-ce­pat naikkan tarif, tapi kalau BBM turun ma­lah enggan menurunkan tarif, “ka­tanya.

Diharapkannya, pemerintah bersikap tegas terhadap para supir dan pengusaha tarif ang­kutan yang tidak menurunkan tarif. (hih)

Baca Juga :  Warga Madina Serbu Dan Segel Gedung DPRD Madina

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*