Harga Beras di Wilayah Tabagsel Belum Mengkhawatirkan

Tapsel. Setelah seluruh raskin didistribusikankepada Kabupaten/Kota Wilayah Subdivre IV Padangsidimpuan sampai bulan Juni 2015, gejolak harga beras pada selama Ramadhan ini dianggap bukan hal yang mengkhawatirkan.
“Kita tetap memantau kondisi harga baik HPP beras maupun harga Gabah Kering. Dan umumnya masih sesuai dengan harga standar atau Harga Penetapan Pemerintah (HPP),” kata Ka Bulog Subdivre IV P Sidimpuan melalui Kasi Pelayanan Publik, Berdian Damanik kepada MedanBisnis di ruang kerjanya, Jumat (19/6).

Dikatakannya, daerah kota P Sidimpuan yang menjadi tolak ukur harga beras jenis IR 4 masih dengan harga berkisar Rp 8.750. Sementara harga yang harus diwaspadai itu apabila mencapai Rp 10.000/kg ke atas. “Umunya belum sampailah Rp 10.000 ke atas harga beras di daerah ini,” katanya.

Dampak pendestribusian beras Bulog yang berlangsung sampai 8 Juni 2015 lalu masih, jelasnya, terasa berdampak pada kestabilan harga beras, khususnya di wilayah Tabagsel. Ditambah musim panen yang masih tersisa pada bulan-bulan ini.

Namun demikian pihak Bulog masih terus memantau kondisi harga tersebut. “Sesuai Inpres No 5 Tahun 2015, tugas Bulog membeli beras dan gabah petani sesuai dengan HPP beras Rp 7.300/kg sampai di Gudang Bulog. HPP gabah kering panen Rp 3.700/kg di petani, sedang di tingkat penggiling harga Rp 3.750/kg. Harga gabah kering giling Rp 4.600/kg di penggiling sampai di gudang Bulog naik lagi menjadi Rp 4.650/kg,” kata Berdian Damanik.

Baca Juga :  Menhut Diminta Tindak Tegas Pengusaha yang Duduki Kawasan Hutan Negara

Berdian Damanik mengatakan, untuk Kota P Sidimpuan sendiri Bulog telah mendistribusikan sebanyak 732 ton dari Januari -Juni 2015, dengan kata lain distribusi sudah 100 %. Sementara, Tapanuli Selatan, Kabupaten Madina, Palas belum 100% karena masih memiliki tuggakan.

“Namun itu belum masalah karena tuggakan tersebut masih berjalan,” kata Berdian. Untuk Kabupaten Tapanuli Selatan sendiri Bulog mendistribusikan 1.794 ton sampai bulan Juni 2015. Sedangkan, Mandailing Natal 2.682 ton.

Program Bulog Subdevri IV P Sdidimpuan yang mencakup wilayahnya akan melakukan operasi pasar bekerjasama dengan Pemda apabila ada kenaikan beras dari harga normal. “Bila pemerintahnya meminta kita akan buat operasi pasar,” kata Berdian.


MedanBisnis – (ikhwan nasution)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*