Harga Cabai Di Madina Merah masih Pedas

Harga cabai merah di Pasar Baru Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal saat ini masih melambung di kisaran Rp45 ribu per kilogram (kg). Bahkan, sepekan terakhir atau menjelang perayaan hari Natal, harga cabai merah sempat menembus Rp50 ribu per kg. Amatan METRO di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (28/12), sejumlah pembeli mengeluhkan mahalnya harga cabai merah yang naik mencapai 50 persen dari harga sebelumnya. Sebab sebelumnya atau dua pekan lalu, harga cabai merah masih Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kg. ”Harga ini (cabai merah, red) terlalu mahal buat kami yang hanya berpenghasilan kecil. Sementara cabai merah yang dibutuhkan harganya mencapai Rp50 ribu sejak hari Natal,” kata Mardini (35), warga Sipolupolu, Kecamtan Panyabungan kepada METRO usai belanja kebutuhan rumah tangga di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (28/12).

Sementara itu, Aslamiyah (43), pedagang sayur dan cabai merah di Pasar Baru Panyabungan saat ditemui METRO mengatakan, naiknya harga cabai merah tersebut sejak pekan lalu, namun sudah turun lagi sejak Senin (27/12) dan hingga Selasa (28/12), yakni sebesar Rp45 ribu per kg. ”Untuk hari ini (Selasa, red) harga cabai merah Rp45 ribu per kg. Sedangkan saat hari Natal harganya Rp50 ribu per kg,” sebutnya.

Diungkapkan Aslamiyah, harga cabai merah pekan lalu masih sekitar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kg. Harga tersebut sudah lama bertahan atau sejak hari raya kurban kurang lebih dua bulan lalu. Disebutkannya, naiknya harga cabai merah justru menurunkan daya jual pedagang, karena bagi pembeli harga itu cukup sulit untuk dijangkau dan terpaksa mengurangi kapasitas belanjaannya atau kebutuhannya terhadap cabai merah. ”Kalau harga cabai merah naik, daya jual kami menurun. Jika biasanya terjual 200 kilogram cabai merah per hari, maka kini hanya 100 kilogram. Untung yang diraup juga hanya sedikit, karena tergantung kepada tingginya daya beli konsumen,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kajari Sidimpuan Kontraproduktif

Hamdani, seorang toke cabai merah di Pasar Baru Panyabungan juga mengeluhkan harga cabai merah yang terus naik hingga mencapai Rp50 ribu per kg. Diakuinya, kenaikan harga ini sering terjadi menjelang hari-hari besar umat beragama semisal menjelang lebaran atau Idul Fitri, hari raya kurban, dan juga perayaan Natal dan tahun baru. Ditambahkan Hamdani, cabai merah juga saat ini sulit diperoleh. Pihaknya memperoleh cabai merah sebagian besar dari luar daerah.
”Di Madina saat ini hanya sedikit yang panen cabai merah, dan terpaksalah dibeli dari luar daerah. Kami membeli saat ini dari daerah Siborong-Borong dengan harga yang cukup tinggi. Sebenarnya selama ini kami pesan cabai merah ini dari Bukittinggi, Sumatera Barat, namun saat ini cabai merah dari sana tak ada,” katanya mengakhiri. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*