Harga Cabai di Riau Naik 200% dalam 2 Pekan

Kenaikan harga cabai dirasakan oleh berbagai daerah di Indonesia. Di Riau, dalam hitungan 2 pekan harga cabai melonjak 200% hingga menyentuh level Rp 70 ribu/kg.

Kenaikan harga cabai ini dirasakan menjelang hari Natal 2010. Sebelumnya harga cabai merah hanya berkisaran Rp 22 ribu/kg. Harga tersebut merangkak naik saat hari Natal menjadi Rp 40 ribu/kg.

Kenaikan harga cabai kian tidak terkontrol menjelang pergantian tahun. Harganya terus meroket menjadi Rp 60 ribu/kg. Kini saatnya tahun baru 2011 harga cabai di Pekanbaru serta sejumlah kota lainnya di Riau menembus angka Rp 70 ribu/kg.

“Harga Rp 70 ribu/kg itu merupakan harga di pasar pagi. Kalau kita beli di kios-kios kecil, maka harganya sampai Rp 75 ribu/kg. Naiknya harga cabai ini membuat kita tidak mampu untuk membeli satukiloan. Kita hanya beli satu ons saja,” kata Neli Sahrifah seorang warga Pekanbaru dalam perbincangan dengan detikFinance, Selasa (4/01/2011).

Sementara itu menurut seorang pedagang cabai di pasar pagi Arengka, Pekanbaru, mereka tidak mengetahui penyebab pastinya kenakan harga tersebut. Namun pegadang ini mengaku, kenaikan harga cabai ini seiring terbatasnya pasokan dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

“Kita juga terkejut dalam hitungan dua pekan ini harga cabai melonjak sampai 200%. Kita juga tidak bisa berbuat banyak atas kenaikan ini. Kita pedagang juga kelimpungan karena kami harus mengeluarkan modal tambahan untuk dapat membeli cabai tersebut,” kata Yusril Ardanil salah seorang pedagang.

Baca Juga :  Manager Bank Mega Dikejar Nasabah Pakai Pisau

Masih menurut para pedagang, pasokan cabai di Riau selama ini datangnya dari Sumatara Utara dan Sumatera Barat. Namun dalam dua pekan ini, pasokan cabai juga menurun yang membuat harga kian melambung.

“Kita mau beli banyak juga tidak bisa. Para agen cabai menyebut stok cabai di kedua daerah itu juga terbatas. Apa penyebabnya kami juga kurang tahu. Tapi yang jelas sekarang ini, harga cabai mahal tapi stoknya juga terbatas,” terang Yusril. (detik.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*