Harga Gabah Meroket, Rp3.7.00 per Kg Di Padang Lawas

Petani Mengumpulkan Gabah (google)

Sejak sepekan terakhir harga gabah padi di sejumlah tempat di Kabupaten Padang Lawas (Palas) melonjak naik. Saat ini, harga gabah mencapai Rp3.400 per kilogram (kg), sebelumnya harga gabah kering hanya Rp2.500 per kg. Bahkan, di Kecamatan Huristak, harga gabah mencapai Rp3.700 per kg.

Toke padi di wilayah Binanga, Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Palas, Hotdan Hasibuan(37), mengatakan, kenaikan harga gabah padi kering disebabkan permintaan kebutuhan beras meningkat, sementara hasil panen padi masih tergolong sedikit.

“Biasanya daerah Gading (Kecamatan Bareteng, red) setiap bulan mampu menghasilkan padi sebanyak 30 ton per minggu. Namun, saat ini hanya 5 ton. Maka tak heran harga gabah kering melonjak naik. Pasalnya, stok gabah juga menipis,” jelas Hotdan kepada METRO, Minggu (10/1).

Hal senada disampaikan toke padi di wilayah Huristak, Kecamatan Huristak, Sihasibuan Hasibuan (52). Bahkan, harga gabah di Hurikstak mencapai Rp3.700 per kg sebelumnya Rp2.800 per kg. “Saat ini masyarakat yang menjual padi sedikit, palingan hanya 10 ton per minggu,” tukasnya.

Salah seorang petani di Desa Parannapa Jae, Kecamatan Barteng, Bani Hasibuan, mengatakan, kenaikan harga gabah padi cukup menggiurkan bagi petani. Namun, karena saat ini padi belum panen, harga tersebut tidak begitu menguntungkan petani. (amr)-(metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pipa Limbah Bocor, Ratusan Ikan di Sungai Mati - PT Virco & Pemko Jangan ‘Main Mata’

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*