Harga Getah Turun Lagi

PALUTA – Harga getah atau karet yang merupakan komoditas andalan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), kembali anjlok dalam minggu ini. Harga getah kembali ke level Rp6.500 per kilogram dari harga sebelumnya yang mencapai Rp7.500 per kilogram.

Asrul Siregar (32) petani karet asal Tobat, Lingkungan I, Kecamatan Padang Bolak, membenarkan adanya penurunan harga getah karet dalam sepekan terakhir. Saat ini harga getah berkisar Rp6.500 per kilogram dari harga sebelumnya yang mencapai Rp7.500 per kilogram.

“Harga getah turun lagi, minggu lalu harganya Rp7.500 per kilogram, tapi minggu ini cuma Rp6.500 per kilogram,” ujarnya kepada METRO, Jum’at (28/2).

Menurutnya, harga getah saat ini sangat membuat para petani mengeluh karena berkebun karet merupakan salah satu mata pencaharian pokok masyarakat di daerahnya.

Senada dikatakan Marhot Rambe (40), petani karet sekaligus pengumpul getah asal Desa Sidingkat, Kecamatan Padang Bolak, harga getah untuk saat ini sedang tidak stabil dan bisa dikatakan sedang anjlok.

Harga getah yang cenderung menurun menurutnya tentu akan membuat para petani mengeluh ditambah lagi dengan produksi getah yang sedang menurun saat ini. “Sudah produksi getahnya menurun, harga getahnya ikut turun pula,” ungkapnya.

Dirinya berharap penurunan harga karet ini tidak berlangsung lama, pasalnya jika kondisi harga tetap bertahan seperti ini para petani akan terus menjerit ditengah-tengah harga kebutuhan pokok yang semakin mahal.Sementara itu untuk harga Tandan Buah Sawit (TBS) kelapa sawit masih sama seperti harga minggu sebelumnya yang bertahan di kisaran Rp1.750 per kilogram yang membuat para petani sawit semakin bergairah untuk merawat dan memelihara kebun sawitnya.

Baca Juga :  Menyulap Ladang Ganja Aceh dan Mandailing Natal bak Doi Tung

Sutan Harahap (36), warga Desa Bahal, Kecamatan Portibi mengungkapkan, harga buah sawit untuk saat ini cukup membuat warga girang, karena harga untuk minggu ini masih stabil. Dan tentunya harga ini cukup membantu ekonomi para petani sawit di tengah-tengah harga kebutuhan pokok yang meningkat saat sekarang. (mag-02)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*