Harga Karet di Madina Turun

Panyabungan. Dalam satu minggu terakhir ini harga getah karet alam di beberapa pasar tradisional yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami tren turun sekitar Rp 500/kg.
Seperti di Pasar Kotanopan harga tingkat petani mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 7.000/kg hingga Rp 7.200/kg, saat ini menjadi Rp 6.500/kg sampai Rp 6.800/kg pada Sabtu (10/10).

Muksin Nasution petani karet kepada MedanBisnis mengatakan, tidak mengetahui secara jelas penyebab turunnya harga karet. “Kita tidak mengetahui penyebab harga karet turun, setahu kami turun saja,” ujarnya.

Dijelaskan, rendahnya harga karet banyak membuat petani menjadi prustasi, sebab harga sudah lama tidak pernah lagi di atas Rp 10.000/kg. Padahal harga terendah agar bisa menutupi biaya yang dikeluarkan itu Rp 10.000/kg.

“Bayangkan saja jika hasil hanya sekitar 20 kg per minggu dikalikan Rp 6.500 per kilogram kita hanya memperoleh Rp 130.000 per minggu. Inilah yang dibawa untuk biaya makan sehari – hari dan biaya anak sekolah,” ujarnya.

Karenanya, dia masih tetap berharap kepada pemerintah untuk bisa mengatasi rendahnya harga karet tersebut. “Kita memang tetap berharap supaya harga karet kembali naik,” harapnya.

Sukri petani lain menambahkan anjloknya harga karet ke level Rp 6.500/kg diperidiksi akibat melemahnya nilai tukar dolar terhadap rupiah. Sebab itu dilihat dari kejadian – kejadian sebelumnya.

Baca Juga :  Paluta, Harga Karet Melorot

“Memang yang terus menjadi kendala itu, ketika dolar turun harga karet juga ikut turun, ditambah lagi keterangan pengumpul/toke karena stok masih banyak di pabrik. Sehingga barang harus antri masuk pabrik pada akhirnya akan mengurangi berat karet yang sudah dibeli dari petani,” ungkapnya.


MEDANBISNIS-(zamharir rangkuti)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*