Harga Karet Getah Di Paluta Rp. 9.000 per Kg

Selasa, 01 Desember 2009 – www.metrosiantar.com

Harga Karet Getah Di Paluta Rp. 9.000 per Kg

Dari Rp6.000
PALUTA-METRO; Para petani karet dan sawit di Kabupaten Padang Lawas Utara, tampaknya, mulai tersenyum lega. Pasalnya, harga dua komoditi unggulan Paluta mulai merangkak naik.

Sebelumnya, harga karet bertahan di kisaran Rp 6.000 hingga Rp7.500 per kilogram atau Kg. Namun, sejak sepekan terakhir harga karet melambung ke angka Rp9.000 per kg. Keseluruhan harga tersebut, khusus di tingkat penampung.

Harga tandan buah segar (TBS) sawit, juga mengalami peningkatan harga meskipun angka kenaikan tidak begitu signifikan. Beberapa waktu lalu, harga TBS sawit di tingkat penampung, berada di putaran angka Rp1.000 per kg. Kini, harga TBS mencapai Rp1.200 per kg.

Salah seorang petani, Tamrin Harahap, kepada METRO Senin (30/11), di Simpang Portibi, Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, mengaku, senang denngan kenaikan kedua komoditi unggulan Paluta tersebut.

“Saya senang sekali. Pasalnya, harga karet dan TBS sawit berangsur naik. Kenaikan harga karet dan sawit tersebut berimbas pada penghasilan yang saya dapat,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan, Haji Irul Siregar, asal Desa Purba Sinomba, Kecamatan Padang Bolak. Menurutnya, kenaikan harga karet dan sawit membuatnya bergairah dan bersemangat untuk memanen karet di kebunnya.

“Alhamdulillah…. saya sangat senang dan merasa terbantu dengan kenaikkan harga karet maupun harga TBS. Kenaikan harga ini motivasi untuk lebih giat memanen karet,” akunya.

Baca Juga :  Korban Banjir Aek Pahu Bt. Toru Terima Bantuan 1,25 Ton Beras Dari Syahrul Pasaribu

Sebelumnya, kata Haji Irul, saat harga getah karet merosot, ladang miliknya sempat terlantar. Kini dengan kenaikan harga karet dan sawit, membuatnya bersemangat dan mulai mempekerjakan orang lain lagi.

“Sempat malas menyadap karet akibat harga jual karet merosot beberapa bulan lalu. Tapi, kalau untuk sekarang saya harus penuh semangat,” pungkasnya. (thg)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*