Harga Karet Kembali Merosot, Petani Malas Menderes

Harga getah karet kembali merosot dalam tiga hari terakhir. Saat ini harga getah karet Rp6 ribu per kilogram sebelumnya Rp7.500 per kilogram. Padahal, sebulan lalu harga getah karet masih bertahan di kisaran Rp12 ribu per kilogram.

Toke pengumpul getah kering di wilayah Kecamatan Barteng, Indra Hasibuan (29), mengaku, harga karet di Kecamatan Barteng diperkirakan akan terus menurun. “Harganya mulai anjlok lagi, petani karet pun sudah mulai banyak yang malas menderes karena rendahnya harga getah karet,” aku Indra, kepada METRO, Rabu (22/3).

Indra menambahkan, untuk wilayah Gading saja mampu mengumpulkan getah karet 3  ton per minggu. Namun, semenjak harga getah karet anjlok, petani hanya mampu mengumpulkan 1,5 ton.

“Jadi turun penghasilannya karena petani karet mulai malas menderes, begitu juga tukang deres sudah banyak yang tidak mau bekerja sebagai penderes. Sebab, hasil menders tidak mampu lagi untuk menopang kehidupan rumah tangga, apalagi dalam sistem upah menderes dengan memakai sistem bagi hasil,” terangnya.

Hal senada disampaikan Irpan Hasibuan. Warga Galanggang Kecamatan Barteng, mengaku terpukul dengan turunnya harga getah tersebut, apalagi sampai 50 persen dari harga semula. “Kita sangat terpukul,” singkatnya. (amr) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Surat Edaran Bupati PALAS Diabaikan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*