Harga Karet Melambung Dari Rp. 8.000 Jadi Rp. 13.000 per Kg di Padang Lawas

Harga getah karet mengalami kenaikan dalam dua pekan terakhir ini, dari Rp8.000 per kilogram (kg) menjadi Rp13.000 per kg. Sedangkan harga sawit tetap di kisaran Rp900 per kg.

Kepada METRO, Rustam Hasibuan, warga Paya Bahung, Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengaku, kenaikan harga karet tersebut sangat menggembirakan petani, dan membantu perekonomian warga apalagi menjelang memasuki bulan Ramadan. “Kalau harga naik begini, kita kan senang, apalagi Ramadan sudah dekat dan juga Lebaran. Mudah-mudahan tidak turun lagi (harga karet, red),” kata Rustam kepada METRO, Minggu (8/8).

Disampaikan Rustam, kenaikan harga jual karet Rp13.000 per kg ini merupakan kenaikan yang luar biasa karena sebelumnya paling tinggi kenaikan harga hanya sekitar Rp12.000 per kilogram, dan itupun terjadi pada tahun 2008 lalu.

Hal senada juga dikatakan Ruki Hasibuan, toke karet Binanga, Kecamatan Barteng. Disebutkannya, harga karet saat ini melambung, bahkan jarang terjadi hingga mencapai level Rp13.000 per kg. “Kenaikan harga karet hingga ke leviel ini, luar biasa kenaikannya,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Rustam berharap, harga jual sawit juga bisa bergerak naik mencapai Rp1 500 per kg. Pasalnya, harga sawit saat ini sebesar Rp900 per kg merupakan masih tergolong rendah.

Diungkapkannya, harga jual sawit sampai level Rp1.500 per kg bahkan hingga Rp1.800 per kg, hanya terjadi di tahun 2009 lalu. “Diharapkan harga sawit juga ikut naik dan menguntungkan petani,” harapnya.

Baca Juga :  Aliansi Tokoh Masyarakat Adat Dan Ulama Mandailing Natal Laporkan Bupati Madina H.M Hidayat Batubara ke KPK

Sumber:

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*